Kunjungi Pedagang, Ansar: Revitalisasi Anjung Cahaya Akan Dibangun Pemko

Ansar bertemu dengan para pedagang Kawasan Anjung Cahaya
Ansar bertemu dengan para pedagang Kawasan Anjung Cahaya

Kepri – Untuk mencegah terjadinya polemik terkait penataan kembali lokasi berjualan para pedagang di Kawasan Anjung Cahaya, Gubernur Kepri bertemu dengan para pedagang Kawasan Anjung Cahaya dan Melayu Square di Gedung LAM Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (3/8).

Hal ini menyusul beredarnya isu-isu di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa dengan rencana Pembangunan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

Pemprov Kepri akan meminggirkan para pedagang di Kawasan Anjung Cahaya dan memindahkan ke lokasi yang tidak diinginkan.

“Mari kita tidak berpolemik lagi karena memang sudah diputuskan bahwa proyek revitalisasi Anjung Cahaya akan dibangun oleh Pemko Tanjungpinang. Kita bersyukur dengan ini menjadi trigger dan stimulus bagi Pemko Tanjungpinang untuk ikut membangun, mempercantik kawasan Gurindam 12 ini,” ujar Ansar

Pada kesempatan itu, Ansar mengklarifikasi berita-berita miring yang beredar di masyarakat.

BACA JUGA :  Pembangunan Sirkuit F1 di Bintan Akan Terealisasi

Gubernur Kepri menegaskan Pemprov dan LAM Kepri tidak ada ada niatan sedikitpun untuk meminggirkan para pedagang Kawasan Anjung Cahaya.

Bahkan dalam rencana awal penataan Kawasan Gurindam 12, para pedagang akan diberi lokasi khusus berderetan dengan lokasi pembangunan Gedung LAM Kepri berkonsep seperti akau namun dengan performance yang lebih baik.

“Sudah kita pikirkan semua, pada desain awal, penamaan juga tetap ‘Anjung Cahaya’. Di kawasan Gurindam 12 ini akan ada Gedung LAM Kepri, kawasan Anjung Cahaya, kemudian Dekranasda dan sebelahnya ada vendor-vendor branded. Setelah itu baru kawasan terbuka sampai di depan Gedung Daerah. Sudah pula kita putuskan pula sebelumnya bahwa setelah pembangunan kawasan berdagang Anjung Cahaya selesai, akan diserahkan aset tersebut kembali ke Pemko Tanjungpinang melalui Perusda Tanjungpinang,” terangnya.

BACA JUGA :  Masyarakat Diimbau Pasang Bendera Merah Putih 1-31 Agustus 2022

Namun dengan keputusan Pemko Tanjungpinang untuk merevitalisasi kawasan Anjung Cahaya, maka lokasi pembangunan Gedung LAM digeser ke lokasi yang awalnya akan dijadikan lokasi berjualan para pedagang dimana pembangunannya sudah dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kepri Senin, (1/8) yang lalu.

Dengan hal tersebut, Ansar pun yakin akan menambah performance Kota Tanjungpinang ke arah yang lebih baik. Tujuan penataan ini tak lain adalah menarik para wisman yang berkunjung ke kawasan Lagoi.

“Kita jual kawasan ini dalam city tour selain ke Pulau Penyengat. Ini juga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Tanjungpinang nantinya. Dimana tujuan akhirnya peningkatan perekonomian masyakarat. Tapi kita akan terus berkoordinasi dan kerja bersama-sama Pemko Tanjungpinang agar pembangunannya selaras dan terintegrasi dengan penataan kawasan Gurindam 12,” pungkas Ansar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.