Komunitas Jurnalis Anak Tempatan Datangi DPRD Anambas untuk Diskusi dan Silaturahmi

  • Whatsapp
Komunitas Jurnalis Anak Tempatan Datangi DPRD Anambas untuk Diskusi dan Silaturahmi
Komunitas Jurnalis Anak Tempatan (JAT) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis (11/07) ( Photo : Kaswin )

Harian Memo Kepri | Anambas — Sejumlah awak media yang tergabung dalam komunitas Jurnalis Anak Tempatan (JAT) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (11/07/19).

Kedatangan mereka adalah untuk silaturahmi dan diskusi, serta memberikan beberapa usulan terkait jalinan sinergitas antara pihak legislatif dan media.

Muat Lebih

Wakil Ketua DPRD Amat Yani merespon baik kedatangan  JAT ini. Ia menerima secara terbuka usulan yang telah disampaikan.

“Kami siap menjalin kerjasama yang baik bersama pers. Khususnya kawan- kawan media yang aktif dalam setiap kegiatan jurnalisitik sebagai corong informasi masyarakat,” sebutnya

Dikatakannya, sudah seharusnya DPRD mengganding media untuk membantu melakukan kegiatan pengawasan

“Kami merasa terbantu dengan adanya kawan-kawan media sebagai kontrol sosial. Apalagi posisi kami sebagai lembaga pengawasan terhadap kinerja eksekutif. Jadi ini sangat bagus sekali,” paparnya.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini juga berharap kedepannya media yang ada bisa lebih profesional dalam melakukan tugasnya. Dan tentunya DPRD akan membantu mengakomodir anggaran pubikasi media.

“Insya Allah, kita akan sampaikan dalam penganggaran nanti. Kami akan berikan kesempatan yang sama kepada media. Tentunya ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Hal ini juga disambut baik oleh Imran yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Dalam kesempatan itu, Imran mengatakan, dengan adanya peran media, tentunya akan berdampak positif dalam pengawasan pembangunan khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Akan kita upayakan mengakomodir anggaran belanja jasa publikasi media. Tentunya nanti kita minta Sekretaris Dewan untuk mengatur regulasinya,” kata Imran.

Sementara itu, Sekretaris Dewan, Taufik Effendi menyebutkan, apapun bentuk kerjasama media harus lengkap persyaratan administrasinya. “Kalau lengkap persyaratannya akan kita akomodir. Tergantung ketersediaan anggaran yang ada. Karena pengunaan anggaran itu harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Penulis | Pinni

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.