Komisi IV DPRD Kota Batam: Masalah PPDB, Pemerintah Tidak Serius Mengurus Pendidikan

Harian Memo Kepri, Batam — Komisi IV DPRD Kota Batam, Safari Ramadhan mengatakan kepala dinas sudah diganti, Walikota masih tetap sama. Keluhan masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tiap tahun tetap ada. Rabu, (12/06/2019)

“Sepertinya pemerintah tidak serius dalam membenahi pendidikan, dari tahun-ketahun masih dengan permasalahan yang sama, malah lebih fokus membangun jalan, bangun ini itu, dan untuk pendidikan, kesehatan dikesampingkan sepertinya, seperti itu. Padahal kita dari dulu sudah memberikan masukan-masukan kepada Pemko,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sebelumnya permasalahan PPDB selalu dibahas dalam rapat-rapat di Komisi IV. Jadi, masuk telinga kanan keluar telinga kiri, sehingga tiap tahun begini terus.

“Karena masyarakat kita banyak terdapat yang kurang mampu, dimana ekonomi lagi sulit. Bukan tidak mau orang tua ke sekolah swasta karena terkendala dengan biaya yang tinggi. Kita meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam, untuk semua yang mendaftar di sekolah negeri itu harus ditampung untuk bersekolah,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan, mau gak mau harus menambah daya tampung, dimana tiap kelas terdapat 35 kursi jadi harus ditambah menjadi 40 bahkan lebih atau buat menjadi dua shift. Karena anak harus sekolah, karena sistem zonasi ini, jangankan yang jauh-jauh, yang dekat dengan sekolah aja tidak diterima dan sudah ada banyak.

“Kita selalu mengusulkan penambahan sekolah, kan ada wilayah – wilayah tertentu yang minta. Seperti di wilayah Batu Aji dimana terdapat dua (2) SD dalam satu gedung (SD N 02 dan SD N 08) sehingga menjadi kendala disaat mereka akan melakukan upacara/kegiatan lainnya,” katanya.

Dari tahun ketahun tidak juga dibangun janjinya akan-akan aja. Alasan lahan, sudah dicari dan ada lahannya tidak juga dibangun. Ia menegaskan sepanjang Pemko minta kepada BP Batam, tidak akan ada masalah, dan ini sudah sering disampaikan. Tapi, tiap tahun selalu terjadi, karena keputusan tersebut berada sama Walikota Batam.

“Sampai berbuih mulut kita, kalau membangun jalan dan lainnya cepat. Tapi, pemerintah tidak serius mengurus pendidikan, bagi murid yang tidak terima, pihak orang tua bersabar dulu, atau masyarakat datangi sekolah, dinas pendidikan ramai – ramai,” tegasnya.

“Anak kita harus sekolah. dan bagi orang tua yang mampu/kaya janganlah ikutan anaknya dimasukkan ke sekolah negeri pindahkan ke sekolah swasta, dimana sekolah swasta juga banyak terdapat kualitas dan mutu yang bagus,” tutupnya.

Berikut informasi PPDB Sistem Zonasi, yang berhasil pewarta himpun dibeberapa sekolah negeri yang terdapat di wilayah Sekupang – Batam.

SMP N 20 Tiban Koperasi, Sekupang – Batam.
Diterima 320 Siswa/i
Jarak terjauh 5320 meter
Jarak tedekat 294 meter

SMP N 3 Sungai Harapan, Sekupang – Batam.
Diterima 396 Siswa/i
Jarak terjauh 1365 meter
Jarak terdekat 74 meter

SD Negeri 005 Tiban IV, Sekupang – Batam.
Diterima 144 Siswa/i
Jarak terjauh 4000 meter
Jarak terdekat 294 meter
Terdapat 4 ruang belajar, masing – masing berisi 42-43 bangku

SD Negeri 006 Tiban Koperasi, Sekupang – Batam.
Diterima 140 Siswa/i
Terdapat 5 ruang belajar, masing – masing berisi 28 bangku.

Dari keterangan yang diperoleh sebagian besar banyak yang tidak diterima, Guru SD 005 Tiban IV mengatakan peserta PPDB awalnya dari sekitar 193 siswa/i yang mendaftar, dan yang diterima 144 Siswa/i.

“Namun bila dibandingkan dengan tahun lalu sebelum menggunakan sistem zonasi bisa mencapai 200 lebih peserta PPDB. Untuk Penyeleksian, kita mulai dari umur,  jarak terdekat dari tempat tinggal siswa ke sekolah,” pungkas Guru yang tidak ingin namanya di publis.

Sumber : Kejoranews.com

Bp Batam 2020

Related Articles

Pengurus Esport Indonesia Provinsi Kepri Resmi Dilantik

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Sejumlah Pengurus dan Anggota Esport Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menghadiri Pelantikan Esport Indonesia tingkat kota dan kabupaten se Provinsi Kepri...

Kecamatan Siantan Tengah, Akan Dialiri Listrik

Harianmemokepri.com | Anambas — Kecamatan Siantan Tengah khususnya di Desa Air Asuk dan Desa Lidi akan dialiri listrik oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan...

Pemko Tanjungpinang Bagikan 40 Ribu Masker Secara Serentak

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Sebanyak 40 ribu masker dibagikan secara serentak oleh Pemko Tanjungpinang melalui 18 Kelurahan dan 4 Kecamatan yang ada di Kota...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bp Iiii

BERITA TERBARU

Pengurus Esport Indonesia Provinsi Kepri Resmi Dilantik

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Sejumlah Pengurus dan Anggota Esport Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menghadiri Pelantikan Esport Indonesia tingkat kota dan kabupaten se Provinsi Kepri...

Kecamatan Siantan Tengah, Akan Dialiri Listrik

Harianmemokepri.com | Anambas — Kecamatan Siantan Tengah khususnya di Desa Air Asuk dan Desa Lidi akan dialiri listrik oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan...

Pemko Tanjungpinang Bagikan 40 Ribu Masker Secara Serentak

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Sebanyak 40 ribu masker dibagikan secara serentak oleh Pemko Tanjungpinang melalui 18 Kelurahan dan 4 Kecamatan yang ada di Kota...

Danlantamal IV Terima Kunker Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., menerima kunjungan kerja Kepala...

Asops Danlantamal IV: Prajurit TNI AL Bijak Gunakan Medsos

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang – Asisten Operasi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Asops Danlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Hariyo Purnomo, M.M.,  memberikan pengarahan...