Beranda Berita Kepri Kepri Punya Sekolah "Laskar Pelangi" Prajurit KRI Bantu Renovasi

Kepri Punya Sekolah “Laskar Pelangi” Prajurit KRI Bantu Renovasi

Harian Memo Kepri | Natuna — Selama berlabuh, KRI YOS-353 (BKO Guspurla Koarmada I) melaksanakan bakti sosial di Desa Sabang Mawang, Natuna Provinsi Kepulauan Riau dengan merenovasi MTs Al Hidayah, Rabu (15/07/2020).

Bakti sosial ini merupakan wujud peran aktif TNI AL dalam memajukan pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah perbatasan, demikian yang disampaikan Kolonel Ivong (Asintel Guspurla) yang didampingi Pgs. Komandan KRI YOS-353 Letkol laut (P) Maman Nurachman, perangkat Kecamatan dan Desa Sabang Mawang.

Data terhimpun harianmemokepri.com, selain renovasi bangunan juga disampaikan bantuan berupa paket pendidikan kepada pelajar MTs, 45 paket sembako kepada seluruh tenaga pendidik yang berdomisili di Pulau Sabang Mawang, alat peraga pengajaran dan buku bacaan, 25 unit kursi kelas serta pendingin ruangan sebanyak tiga unit.

Kondisi MTs Al Hidayah Sebelum di Renovasi
Kondisi MTs Al Hidayah Sebelum di Renovasi

Seremonial acara baksos dilakukan dengan penaikan bendera merah putih di tiang yang dibangun oleh prajurit KRI YOS-353. Iringan lagu Indonesia Raya tak pelak membuat suasana semangat khidmat. Pada kesempatan ini, “Yos Sudarso” didaulat menjadi nama salah satu bangunan yang direnovasi.

Letkol (P) Maman menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk membuat siswa lebih nyaman. Harapannya mereka dapat menjadi generasi muda yang lebih baik.

Berdasarkan Video yang diperoleh harianmemokepri.com, Kepala Sekolah, Kurnia Jaya mengapresiasi apa yang dilakukan KRI, yang mana kondisi sekolah ini sebelumnya memprihatinkan, bangunan ini swadaya, lantaipun masih lantai tanah, “Alhamdulillah dengan kegiatan KRI ini membantu perkembangan pendidikan,” ucapnya.

Yos Sudarso Didaulat Menjadi Nama Salah Satu Bangunan Yang Direnovasi
Yos Sudarso Didaulat Menjadi Nama Salah Satu Bangunan Yang Direnovasi

Mengenai itu, pastinya para pelajar sangat senang melihat bangunan kelas mereka yang baru serta mendapat bantuan pendidikan. Selain itu, guru-guru merasa terharu karena TNI AL peduli terhadap kondisi guru-guru diperbatasan.

Keadaan ini sebenarnya pukulan telak bagi pemerintah, 75 tahun Indonesia merdeka, hampir 20 tahun Kabupaten Natuna berdiri, ternyata sekolah beralaskan tanah masih ditemui.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BERITA TERBARU

Group Siberindo