Ke Ponpes Ngruki, Menhan tanyakan kondisi Abu Bakar Baasyir ke anaknya

0
Menhan Ryamizard Ryacudu. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

HarianMemoKepri.com, Nasional – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizad Ryacudu mendadak mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, di Dukuh Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Selasa (27/2) sore. Menhan yang datang sekitar pukul 16.00 tersebut didampingi Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Widi Prasetijono dan Komandan Kodim 0735/ Surakarta, Letkol Inf Ali Akhwan.

Kunjungan yang tanpa direncanakan tersebut hanya berlangsung singkat. Menhan diterima oleh Abdurrahim Baasyir alias Ustaz Iim yang tak lain adalah putra mantan pengasuh Ponpes Al Mukmin, Ustaz Abu Bakar Baasyir.

Abdurrahim mengatakan, kunjungan Menhan hanya berlangsung singkat, kurang lebih 30 menit. Menurutnya, kunjungan yang dilakukan Menhan bukan kunjungan resmi. Dalam kesempatan tersebut, kata Abdurrahim, Menhan ingin mengenal lebih jauh mengenai keluarga di pondok pesantren.

“Mereka ingin mengenal lebih jauh mengenai keluarga di pondok pesantren. Ini memang bukan kunjungan resmi. Mereka ingin jika kunjungan tersebut hanya datang sebatas keluarga saja,” ujar Abdurrahim.

Lebih lanjut Abdurrahim menyampaikan, dalam kunjungan tersebut, Menhan berbicara seputar Ponpes dan kondisi yang terjadi saat ini. Menhan bahkan juga menanyakan kondisi Ustaz Abu Bakar Baasyir. “Bagaimana kondisi kesehatan beliau, status hukumnya dan sebagainya,” jelas dia.

Bukan tanpa sebab, Menhan menanyakan hal tersebut karena akhir-akhir ini tersiar kabar bahwa kondisi Abu Bakar Baasyir sedang sakit. Abdurrahim menambahkan, Menhan juga menanyakan mengenai proses pengobatan yang dijalani oleh Abu Bakar Baasyir. Termasuk dalam hal pemeriksaan ke dokter dan lainnya.

Abdurrahim melanjutkan, pertemuan juga membicarakan mengenai pemikiran radikalisme. Terkait hal tersebut, Abdurrahim mengaku telah menjelaskan semuanya. “Kami telah menjelaskan semuanya, dan mereka bisa mengerti,” katanya.

Namun Abdurrahim tak mengiyakan saat ditanyakan tentang pembicaraan pembebasan ayahnya. Ia memastikan , pertemuan dengan Menhan tidak sampai dalam pembahasan pembebasan Baasyir. “Kalau soal kabar yang banyak tersebar (pembebasan) tidak sampai itu,” pungkasnya. (Red/Merdeka.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.