Kapolres Peringatkan Pedagang Tidak Mainkan Harga

Disperindag Batam dan Polres Barelang Saat Merazia Salah satu Swalayan di Batam (dok. Batamnews.com)

HarianMemoKepri.com, Batam – Polresta Barelang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Satgas Pangan, sidak beberapa toko, supermarket dan gudang menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.

Dari pantauan di lapangan, sidak dilakukan yang pertama di gudang penyimpanan daging beku di PT Mutiara, Batam, Frozen bagian sayur-sayuran dan di Gudang Bulog Batam serta di Top 100 Jodoh untuk mengecek tanggal kadaluarsa.

Untuk harga daging beku dipasarkan seharga Rp 82 ribu, untuk daging ayam dipasarkan seharga Rp 32 ribu. Untuk harga cabai dari distributor dijual seharga Rp 30 ribu perkilonya.

Sedangkan makanan siap saji dan parsel di Top 100, tidak ada ditemukan barang dagangan yang kadaluarsa.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki mengatakan, dari hasil sidak tadi belum ada ditemukan adanya penyimpangan oleh distributor maupun pengecer.

“Selain Natal dan Tahun Baru kita nantinya akan secara rutin dan kontinyu melakukan pengecekan,” kata dia.

Ia mengimbau khususnya kepada pengecer dalam menentukan harga cabai dan bawang merah, agar tidak sembarangan menaikkan harga.

“Dari harga distributor tadi, mereka masih menjual dengan harga yang normal. Bawang merah Brebes masih dijual oleh mereka seharga Rp 15 ribu, sedangkan pengecer menjual dipasaran sampai Rp 28 ribu. Intinya ada kenaikan yang dibuat oleh pengecer,” ungkap dia.

Ia berharap kepada pedagang agar mencari untung yang sewajar-wajarnya. Jangan menyusahkan masyarakat sebagai pembeli.

“Dari Disperindag nanti akan terus memberikan peringatan-peringatan kepada para pedagang,” kata dia.

Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan, Zarefriadi meminta kepada pedagang agar meninjau kembali dan menyesuaikan harga di pasaran.

“Jangan sampai mencekik masyarakat lah,” kata dia.

Ia membenarkan penyataan Kapolres tadi mengenai ada satu pedagang yang menaikkan harga bawang.

“Satu komoditi ya dari sekian banyak itu tadi yang kita pantau, dan kita ingin para pedagang bisa menyesuaikan dengan kondisinya sehingga tidak menimbulkan keresahan,” ungkap dia.

Sedangkan untuk stok menjelang natal dan tahun baru, Zar mengatakan bahwa stok pangan masih aman.

“Stok untuk empat bulan ke depan masih aman,” kata dia. (CR003/Batamnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here