Kakek Bau Tanah Akui Seorang Hyperseks, Udah Dapat ‘Jatah’ dari Istri, Eh Cucu Yang Masih Balita di ‘Embat’ Juga Ya Ketangkap Deh

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Entah apa yang ada difikiran seorang kakek Barijan (55) warga Jalan Sunan Ampel RT 001 RW 013, Kelurahan Babat, Kabupaten Lamongan yang mengaku seorang yang hyperseks ini tega melakukan tindakan biadap atas cucu kandungnya sendiri.

Dikutip dari tribunnews.com, sang kakek tega mencabuli cucunya yang masih berumur balita. Meskipun ia telah diberikan ‘jatah’ dari sang istri, S (45) tidak pernah ada kepuasan sehingga sering gelagapan sendiri.

Hal ini membuat sang istri menyerah bahwa setiap malam bahkan sehari semalam sang kakek mendapat ‘jatah’ dari sang istri bahkan dikabarkan sang istri juga sempat kesakitan.

“Memang nafsu dan libido saya tinggi. Setiap hari saya selalu ingin begituan (melakukan hubungan seks),” ujar Barijan kepada awak media, Sabtu, (10/2).

Awal bermula, sang cucu sebut saja Bunga msaat itu sedang mencari ayahnya dan bertanya kepada sang kakek, entah dirasuki setan apa, Barijan dengan beringas langsung mencabuli korban yang saat itu ia berjanji membantu mencari ayah korban.

Korban lalu dipangku di atas paha tersangka dengan posisi menghadap ke tersangka sembari beralasan sambil menunggu ayahnya datang. Nah, saat itulah pelaku tiba-tiba terangsang dan melampiaskan nafsu bejatnya pada bocah tersebut. “Jangan bilang siapa-siapa, nanti tak laporkan ayahmu lho,” pesan sang kakek setelah melampiaskan nafsunya.

Di hadapan ayah dan ibunya, dia menceritakan semua yang barusan dialaminya, yakni kelakuan bejat Barijan, kakeknya. Mendengar cerita polos anaknya yang sambil menangis, M (30), orangtua korban langsung marah.

Dia lantas pergi ke Mapolsek Babat untuk melaporkan kejadian tragis yang dialami anaknya. Mendapat laporan tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Babat.

Kakek yang tidak lulus SD ini berhasil diringkus saat berada di rumahnya. Dihadapan polisi, tersangka mengakui semua perbuatannya. “Iya, Pak, saya memang melakukannya kepada cucu saya sendiri,” ucapnya.

Dia juga mengatakan bahwa sang istri telah memberikan ‘jatahnya’ sebanyak 20 kali sebulan. “Dengan istri, rata-rata 20 kali perbulan, selebihnya ya beli dan jajan,” akunya.

Sementara itu Kanit PPA Polsek Babat, Aiptu Sunaryo, mengatakan atas perbuatan yang dilakukan tersangka Barijan dijerat pasal 81 ayat (1) dan (2) dan pasal 82 ayat (1). “Ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun,” tegasnya.

Selain itu, penyidik kini juga masih mengembangkan penyelidikan kasus Barjan. Untuk memastikan apakah ada orang atau anak lain, yang menjadi korban pencabulan dan pelecehan seksual yang dilakukan tersangka. “Kan dia mengidap hiperseks, makanya kasusnya akan kita selidiki lebih dalam lagi,” tambahnya. (Red)

 

Bp Batam 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.