Beranda Berita Kepri Kadis Perikanan Lingga Bertindak Cepat, Atasi Nelayan Pukat yang Meresahkan Warga

Kadis Perikanan Lingga Bertindak Cepat, Atasi Nelayan Pukat yang Meresahkan Warga

Kepri HMK, Lingga -- Kepala dinas Perikanan Kabupaten Lingga, Kasiman, bertindak cepat menjawab keresahan warga Linau terkait dengan nelayan pukat yang merajalela.

Ia bersama Kabid Perikanan Abdul Khalid dan beberapa orang staf, Senin (28/01/19) siang, mendatangi Kantor Desa Linau untuk menyampaikan hal-hal yang akan dilakukan kepada nelayan pukat tersebut.

Kasiman menuturkan, bahwa pada hari Rabu mendatang dirinya akan pergi ke kecamatan serta memanggil lurah dan beberapa kepala desa yang warganya bekerja sebagai pemukat.

"Hari Rabu ini, kami akan panggil Lurah Pancur, Kades Resun Pesisir, Air Kelubi, Lundang dan Teregeh untuk membicarakan terkait pukat yang beroperasi, sekaligus kami juga akan mengadakan surat perjanjian kepada para pemukat mengenai sanksi jika masih beroperasi," katanya.

Kasiman menjelaskan, bahwa segala jenis pukat telah dilarang, dan pihaknya juga akan mempertanyakan ijin rekomendasi bahan bakar kapal yang digunakan.

"Tahapan ini sebenarnya wewenang dari pada pihak provinsi, namun pihak kami harus ambil alih, dikarenakan sudah menjadi keresahan warga kita, sebab yang namanya pukat sekecil apapun tetap dilarang, dan kami tidak pernah merekomendasi nelayan pukat untuk beroperasi apalagi dengan membantu bahan bakar," ucapnya.

Pihaknya juga akan mempertanyakan mengenai rekomendasi dan ijin bahan bakar untuk nelayan pukat tersebut

"Kita akan kejar dan selidiki, siapa penjual bahan bakar kepada para pemukat, dan juga kami akan pertanyakan tentang rekomendasi darimana mereka dapatkan bahan bakar itu," tuturnya.

Sedangkan Kades Linau Musdar menduga, bahwasannya nelayan pukat tersebut datang dari daerah Pancur.

"Kami duga nelayan pukat yang beroperasi dan sudah merajalela ini berasal dari daerah Pancur Lingga Utara, ini sangat meresahkan, karena ketika nelayan kami sedang menjaring, mereka masih berani memukat, sementara untuk masyarakat kami tidak ada yang mempunyai pukat," ujarnya.

BACA JUGA :  Pengusaha Sekaligus Adik Kandung Mantan Presiden Soeharto Meninggal Dunia

Pantauan harianmemokepri.com warga sangat berharap pemerintah setempat segera bertindak memberikan sangsi kepada nelayan pukat, seperti yang disampaikan Abdul Ghani (57) sebagai salah satu korban dari nelayan pukat.

"Jaring saya tadi malam habis kena lagi sama pukat sampai rusak dan putus beberapa bagian, kami sangat berharap hal ini benar-benar ditindaklanjuti oleh Dinas Perikanan sehingga kami nelayan tidak lagi dirugikan oleh nelayan dengan jenis tangkapan seperti itu," Tutur Ghani dengan nada kesal.

Penulis : Herdoni
Editor  : Tomo
logo - Single Cloud Template - Fast News
Banner Pemprov 696x147 - Single Cloud Template - Fast News
Banner Publikasi DPRD Provinsi Kepri Mei 2016 696x125 - Single Cloud Template - Fast News
IMG 20180309 WA0005 696x144 - Single Cloud Template - Fast News
bannerlingg2018 - Single Cloud Template - Fast News
bannerdprdlingga2018 - Single Cloud Template - Fast News
bannerpemkabanambas2018 - Single Cloud Template - Fast News
bannerdprdanambas2018 - Single Cloud Template - Fast News

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BERITA TERBARU

Wakili Dandim 0315/Bintan, Danramil 03/Binut Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Kadin Bintan

Kepri HMK, Bintan -- Danramil 03/Binut Kapten Arh TH Prabowo mewakili Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa menghadiri pelantikan dan pengukuhan...

Dampingi Pejabat Desa, Babinsa Ramil 03/0315 Bintan Ikut ke Sekolah Data Peserta STQ di Tembeling Tanjung

Kepri HMK, Bintan -- Babinsa Koramil 03/Binut Kodim 0315/Bintan mendampingi Pejabat Desa Tembeling Tanjung dalam pendataan Peserta Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Desa Tembeling...

Terkait Lahan Prabowo, JK : Saya yang Kasih Supaya Tidak Jatuh ke Tangan Asing

Kepri HMK, Jakarta -- Wapres JK mengungkap data soal kepemilikan lahan Prabowo. Ia mengaku yang memberikan izin soal pembelian lahan itu saat masih menjadi...

Babinsa Ramil 01/0315 Bintan Hadiri Kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektoral Puskesmas Kecamatan Tanjungpinang Kota

Kepri HMK, Tanjungpinang -- Babinsa Koramil 01/0315 Bintan Sertu Auskarni menghadiri kegiatan Mini Lokakarya Lintas Sektor Puskesmas di Aula Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota pada...

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris Sholat Magrib Bersama Warga

Harian Memo Kepri, Anambas -- Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, S.H melakukan sholat Maghrib bersama warga di Masjid Darul Iman , Pesisir Timur, Kecamatan...
Slide1 - Single Cloud Template - Fast News

Nilai Tukar Mata Uang Asing Terupdate

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.050,1967
MYR
3.450,8693
SGD
10.393,3116
JPY
126,8464
CNY
2.089,4664
INR
197,1944
AUD
10.062,8089
EUR
15.939,9622