Jokowi Wacanakan Buat KTP Elektronik Cuma 1 Jam, Irianto : Kami Siap, Tapi….

Kadisdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto saat ditemui diruangannya (17/4) (Foto. Cr003/HMK)

HarianMemoKepri.com, Tanjungpinang – Terakait wacana Presiden RI, Ir. Joko Widodo melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di seluruh Indonesia hanya memerlukan waktu sekitar satu jam banyak menimbulkan keluhan.

Misalnya, di beberapa daerah seperti Kota Tanjungpinang dikatakan belum siap untuk menjalani pembuatan KTP Elektronik selama satu jam.

“Kita sanggup buatnya satu jam siap, tapi mohon pusat menyiapkan semua sarana dan prasarananya, sekarang saja kita punya alat sudah tua, dan mainpowernya pun kurang, bagaimana bisa siap dalam satu jam ?,”ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Tanjungpinang, Irianto kepada HarianMemoKepri.com, Selasa, (17/4/2018).

Beberapa masalah lainnya seperti server pengiriman data ke pusat belum memadai, sehingga terkendala dan memerlukan waktu yang lebih lama.

“Kalau servernya bagus ya tidak apa-apa, karena di Disdukcapil masih offline, kalau mau cepat semuanya harus dibenahi dan dibantu, bagaimanapun kalau benar bisa membuat KTP Elektronik cuma satu jam itu. Tentunya itu cita-cita saya juga,” katanya.

Dia mengatakan bahwa saat ini untuk pembuatan KTP Elektronik sudah tergolong baik, apalagi telah berkoordinasi bersama seluruh Lurah di Tanjungpinang untuk menghimbau warga yang belum membuat KTP Elektronik.

“Sekarang di Kelurahan Pinang Kencana itu sangat aktif untuk menghimbau warganya untuk membuat KTP, kita lihat saja membuat KTP sekarang sudah lumayan baik, apalagi untuk perekaman di Kecamatan Tanjungpinang Barat servernya sudah Online jadi cepat selesainya,” ucapnya.

Dia juga mengemukakan, kendala seperti ini tidak hanya di Kota Tanjungpinang, melainkan di Semaran dan Bantul juga mengalami hal dan kendala yang sama.

“Saya sudah mengunjungi Semarang dan Bantul, ternyata masalahnya sama dengan kita yakni masalah server dan alat perekaman yang sudah tidak layak pakai lagi, jadi jika Presiden ingin mencetak KTP Elektronik itu cuma satu jam harusnya dibantu semua kebutuhan yang diperlukan oleh setiap Kota dan Kabupaten di Indonesia,” tutupnya. (Red/CR003)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.