Jejak Mistis Crew Harian Memo Kepri di Pulau Bayan Tanjungpinang : Penampakan Arwah Serdadu dan Penampakan Kuntilanak

184
Penampakan yang diduga Sosok Hantu Kuntilanak di Pulau Bayan oleh Tim Mistri HMK (foto. Ist)

HarianMemoKepri.com, Misteri – Menilik Kisah seram di Pulau Bayan, Kota Tanjungpinang yang berada tepat diseberang Kota Lama Tanjung Unggat dahulunya menurut cerita warga setrmpat terdapat sebuah Hotel yang cukup mewah serta casino yang memang terkenal di wilayah perbatasan ini. Tak jarang waisatawan mancanegara dari luar Indonesia datang ke Pulau Bayan hanya untuk sekedar bermain casino dan menginap disana.

Namun, beriringnya waktu Hotel mewah tersebut kitai kosong dan sudah tidak terawat lagi. Sehingga meninggalkan kesan menyeramkan dan angker.

Bahkan tidak hanya itu, menilik dari cerita warga setempat Pulau Bayan memang saat ini dikatakan angker, apalagi Pulau bayan merupakan Benteng yang telah banyak korban disana. Dan kadang masayarakat sekitar masih lagi dapat menjumpai sisa tulang belulang dari korban perang kerajaan dahulu.

Cik Aris (58) Warga Kampung Bulang salah satu saksi mata akan kemistisan dan keangkeran Pulau Bayan yakni melihat adanya arwah Pasukan Perang yang sepertinya hilir mudik disekitaran Pulau Bayan.

Saat itu, ia sedang mencari Lokan, sejenis Kerang Laut yang didapati dipinggir pantai bakau Pulau Bayan. Saat sedang asyik mencari lokan, tanpa sengaja ia melihat puluhan orang yang berpakaian ‘Ala Pendekar Melayu’ yang sedang memegang tombak dan tameng di Pinggiran Pulau Bayan.

Merasa penasaran, ia pun mendekati gerombolan orang tersebut. Namun dengan sekelip mata gerombolan pasukan melayu tersebut hilang bak ditelan bumi.

“Saye mendekat, pas dah sampai dipinggir, semuanya hilang tak berbekas,” kenang Cik Aris dalam pengalaman Mistisnya kepada HarianMemoKepri.com, Sabtu, (17/11/2018) sekitar Pukul 17.00 Wib.

Merasa penasaran, ia kembali memasuki kawasan tersebut. Betapa kagetnya ketika tiba disana ia masih menjumpai sisa tulang belulang manusia disana.

“Banyak tulang orang disana, suasananya tak enak lah disana tu. Betul-betul seram,” ucapnya sambil bergidik ngeri.

BACA JUGA :  Riono Sosialisasikan Logo HUT RI ke 73

Entah benar atau tidaknya cerita dari Cik Aris ini, Crew Berita Mistis dari Media HarianMemoKepri.com memberanikan diri untuk menjelajahi sekitaran Pulau Bayan dengan menggunakan Perahu yang disewa oleh nelayan setempat.

Benar saja, baru tiba dipinggiran Pulau Bayan suasana mencekam benar-benar terasa. Bulu kuduk tiba-tiba meremang. Crew mencoba menapaki sedikit kayu yang menjadi jalan menuju daratan. Baru sebentar, salah satu crew mendengar adanya rintihan wanita yang awalnya samar-samar namun semakin terdengar sangat dekat.

Sofyan (34) pengemudi perahu Crew Media Mistis HarianMemoKepri.com yang ikut bersama juga menyatakan bahwa mendengar suara tersebut.

“Ade orang nangis bang,”ucapnya kepada Crew Mistis HarianMemoKepri.com.

“Ya kayaknya disekitaran sini bang,” tanggap Crew kepada Sofyan.

Sekitar 10 meter memasuki Pulau Bayan, tanpa sengaja kaki Sofyan menendang sesuatu ya.. seperti tempurung kelapa yang sudah tidak utuh. Namun setelah diteliti lagi benar saja itu merupakan pecahan dari sisa sisa tengkorak manusia.

“Bang ini tulang tengkorak orang bang, ayo balek kita bang,” ucapnya ketakutan.

Seakan tak mu menyiakan waktu di Pulau Bayan, Crew nekat memasuki lebih dalam lagi. Namun suara rintihan yang awalnya terdengar sayup-sayup kini berubah menjadi suara tertawa cekikikan dari seorang wanita. Kita tahu umumnya bahwa tertawa cekikikan tersebut sudah merupakan hak paten dari Hantu yang Bernama Kuntilanak. Benar sajasaja, tak berselang lama sosok berwarna putih yang berada disebalik pohon menampakkan jati dirinya. Sungguh menakutkan!!!..

Tidak ingin mengambil resiko lagi, akhirnya tim Media Mistis HarianMemoKepri.com bergegas dan berlari meninggalkan Pulau Bayan. Meski meninggalkan rasa penasaran yang lebih lagi akan kemistisan dan keangkeran, tim sudah dapat menyimpulkan bahwa Pulau Bayan merupakan PULAU KOSONG YANG SANGAT ANGKER. (Red/Tim Media Mistis HarianMemoKepri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.