Insiden Tenggelamnya Kapal KLM Tirta Mulya, Seorang Korban Meninggal Dunia

  • Bagikan
Korban tenggelam Kapal KLM Tirta Mulya
Korban tenggelam Kapal KLM Tirta Mulya

Batam – Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam Bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian Menyelam dan menelusuri Dalam Kapal yang di Duga Korban tersangkut. ABK Kapal yaitu Hasil, Abdul Gani dan Sofyan, merupakan korban Kecelakaan Kapal KLM Tirta Mulya GT 142 Mengalami Kebocoran dan ikut tenggelam di Perairan Batu Ampar, Kota Batam beberapa hari lalu.

Hasil (59) berhasil selamat, Andi masih dalam pencarian dan Sofyan (38) ditemukan tidak bernyawa di Perairan PT Berdikari, Kelurahan Batu Merah sekitar pukul 07.15 WIB, Selasa (21/9 ).

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan Terima Informasi dari Nelayan setempat bahwa telah menemukan Jenazah di Perairan PT. Berdikari Kelurahan Batu Merah. Setelah dilaksanakan pengecekan pada jenazah tersebut bahwa jenazah tersebut benar Korban yang di cari oleh Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan Sofyan.

Korban ditemukan tidak jauh dari Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) yang di laporkan dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Sopyan merupakan salah satu dari dua orang ABK Kapal yang dilaporkan hilang setelah KLM Tirta Mulya mengalami kebocoran dan tenggelam di Perairan Batu Ampar, Batam, Minggu (19/9/2021) kemarin.

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan tiba dan melaksanakan Briefing untuk pencarian H-2 dengan di bagi menjadi 2 (Dua) SRU.

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Polair melaksanakan pencarian dengan menyisir sekitar LKK menggunakan unsur yang dimiliki Potensi masing-masing

Plh Kepala Basarnas Tanjungpinang Miswadi mengatakan, penemuan tersebut berdasarkan informasi dari belayan yang menemukan sesosok jenazah mengapung di Perairan PT Berdikari, Kelurahan Batu Merah sekira pukul 07.15 WIB.

“Setelah kita lakukan pengecekan, ternyata benar adanya jenazah yang merupakan telah di cari oleh Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Batam bersama Tim SAR Gabungan,” katanya.

Saat ini korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Sedangkan satu korban bernama Andi Abdul Gani masih dalam pencarian.

Miswadi menjelaskan, tenggelamnya kapal tersebut berawal pada saat KLM. Tirta Mulia berangkat dari Pelabuhan Batu Ampar ke Anchorage untuk perbaikan kebocoran pada lambung kapal bagian belakang (Kamar Mesin).

“Kapal ini berlabuh jangkar di perairan Batu Ampar. Kondisi kapal tersebut mengangkut semen dengan ABK sebanyak enam orang,” jelasnya.

Selanjutnya, dua ABK KLM. Zaqiah GT.167 naik ke atas KLM. Tirta Mulia untuk membantu proses penanggulangan kebocoran.

Namun pada saat ABK melakukan upaya penanggulan kebocoran kapal dengan pemasangan pompa Alat Kontruksi (Alkon), Kapal KLM Tirta Mulia tiba-tiba air masuk kedalam kapal.

“Atas insiden tersebut, dua orang ABK bernama Abdul Gani dan Sofyan di duga Ikut tenggelam, saat ini Abdul Gani masih dalam pencarian dan Sopyan di temukan dalam keadaan meninggal dunia ” pungkasnya.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.