Harap Kepri Bisa Impor Beras Sendiri, Nurdin : Impor Lewat Jawa Ongkosnya Mahal

3
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun (foto. Ist)

HarianMemoKepri.com, Karimun – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan dengan jalur masuknya beras impor yang terlebih dahulu melewati Pulau Jawa sebelum dikirim ke Provinsi Kepri dianggap kurang pas. Pasalnya memakan ongkos tinggi sehingga harga yang dijual ke masyarakat jadi mahal.

“Seharusnya bisa langsung ke Kepri kenapa harus melewati Pulau Jawa. Kalau lewat jawa cost akan semakin tinggi, kasihan masyarakat,” kata Nurdin beberapa waktu lalu seprti yang dikutip dari Batamtoday.

Orang nomor satu di Provinsi Kepri ini sudah pernah menyurati pemerintah pusat untuk membuat kebijakan khusus bagi Provinsi Kepri yang merupakan wilayah perbatasan negara dan bukan sebagai daerah penghasil beras.

“Sudah pernah kita surati. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Pusat,” katanya.

Nurdin berharap pemerintah pusat dapat memberikan kuota impor beras untuk Kepri. Sebab mengenai jarak tempuh Kepri lebih dekat dengan negara Thailand dibanding Pulau Jawa dengan artian meringankan biaya pengangkutan.

“Karena kita memiliki pelabuhan besar di Batam. Untuk itu dari Thailand bisa masuk ke Batam lalu dipecah ke kabupaten/kota lain. Dan otomatis biaya lebih murah dan kita juga sudah menghitung berapa kebutuhan beras kita,” kata Nurdin.

Sementara itu, anggota DPR RI Kepri, Dwi Ria Latifa juga mengatakan hal yang sama. Dimana kebutuhan pokok khususnya beras untuk di Kepri lebih mudah diperoleh dari negara tetangga.

“Di sini memang kebutuhan pokok lebih mudah didapat dari negara tetangga. Sebab jika menunggu dari Jawa, Medan dan Pekanbaru akan memakan waktu lama dan kebutuhan pokok jadi susah dan mahal. Dan ini menjadi dilema di daerah kita. Pasalnya daerah kita ini bukan daerah penghasil,” katanya. (Red)

BACA JUGA :  Tanjungpinang Menjadi Pusat Festival Bahari Kepri Selama Oktober Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.