Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Resmi Buka MTQ ke VII di Lingga

6
Gubenernur Kepri, Nurdin Basirun bersama Walikota Batam, M. Rudi saat membawa piala MTQ (foto. Ist)

HarianMemoKepri.com, Lingga – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VII Kepulauan Riau yang dilaksanakan di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga dibuka secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun, Selasa (8/5).

Pembukaan MTQ VII Kepri ini tampak semarak dan meriah diawali dengan berbagai kegiatan seperti penyambutan tamu, malam taaruf, pawai taaruf, peresmian bazar MTQ hingga acara puncaknya yakni pemkukaan MTQ VII Kepulauan Riau sendiri.

Masyarakat juga tampak antusias menyaksikan malam pembukaan MTQ VII yang diisi dengan berbagai pertunjukan teraebut. Diawali dengan barisan defile kafilah, kemudian penampilan marching band dari pelajar SMP Lingga, seni lukis pasir, juga marching band yang didatangkan dari Kota Batam dan lainnya.

Pembukaan MTQ VII ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Anggota DPD RI Nyat Kadir, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Lingga M Nizar dan jajaran FKPD.

Dalam Sambutannya Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengatakan jika semarak MTQ VII seperti Hari Raya kedua. Masyarakat tampak menikmati suasananya, tampak para peserta memakai baju baru dan masyarakatpun senang karena nuansa kampung berubah menjadi ramai.

Wakil Gubernur Kepri, H. Isdiato saat memukul Bedug di acara Pembukaan MTQ ke VII (foto. Ist)

“Semarak MTQ ini seperti lebaran kedua. Dan even keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah. Juga sebagai penyejuk dan perekat kebersamaan masyarakat,” kata Gubernur.

Gubernur berharap para qari dan qariah bisa memberikan penampilan terbaiknya di MTQ VII ini. Dan para dewan halim juga harua tegas, jujur aerta adil dalam membuat keputusan. Karena para peserta yang juara di MTQ Kepri nantinya akan mewakili Kepri di ajang MTQ Nasional XXVI di Sumatera Utara, Medan. “Selamat dertanding dan junjung tinggi sportigitas,” pesannya.

BACA JUGA :  Gubernur Aceh Jadi Tersangka OTT KPK, Jokowi : Wajar, Buat Izin Investasi Aja Sampai Setahun Lamanya

Adapun yang terpenting yang diharapkan oleh Gubernur dari MTQ VII kali ini adalah agar bisa membumikan alqur’an di Provinsi Kepulauan Riau , sehingga tiada hari tanpa baca Al Qur’an. Apalagi masyarakat melayu identic dengan islam, oleh karena itu baca alqur’an menjadi kewajiban setiap hari.

Disamping menbaca, juga wajib memahami maknanya, kemudian menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya kedalam kehidupan sehari-hari, sehingga dengan demikian hidup akan aman, tenteram, bahagia dan sejahtera.

“Hindari pertikaian dalam hidup ini, karena alqur’an telah mengajarkanya kepada kita semua, bangun silaturahim diantara sesama, jangan saling hasut menghasut, dan jangan pula saling fitnah-memfitnah , karena hanya dengan cara itu pembengunan di Kepulauan Riau dapat terlangsung dengan baik, aman dan terkendali,” ujar Gubernur.

Ketua 1 LPTQ Kepri TS Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan sedikitnya 256 qari dan qariah yang akan bertanding di MTQ VII 2018 ini, serta ditambah dengan jumlah peserta pawai taaruf sekitar 1000 orang.

“Terimakasih kepada tuan rumah dan seluruh panitia yang telah bekerja keras mensukseskan acara ini. Begitu juga kepada seluruh masyarakat Libgga, serta saya ucapkan selamat bertanding untuk para peserta,” kata Arif.

Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan kegiatan MTQ VII ini. Apalagi lokasi astaka yang dibangun, dukunya adalah hutan belantara.

“Pemkab Lingga saat ini sedang giat membangun. Termasuk membangun jalan poros di jalus pesisir. Jika jadi nanti akan mampu memperpendek rentang jalur Dabo – Jagoh, dari 30 KM hanya menjadi 20 KM. Selain itu kita juga mengembangkan pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. Oleh sebab itu kami memohon perhatian dari pemprov Kepri agar menambah alokasi dana untuk kami, agar Lingga bisa cepat maju dan berkembang. Tidak hanya Pemerintah Provinsi, tetapi juga Pemerintah pusat,” kata Alias Wello. (Red/Kgk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.