Geger!!, Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Eks Hotel Sadaap

oleh
Mayat Dewi saat akan dibawa ke RSUD untuk dilakukan Visum (foto. Suaib)

Kepri HMK, Tanjungpinang — Penemuan mayat atas nama Budi Suryani alias Dewi (36) di kamar kosnya di Eks Hotel Sadap, Tepi Laut, bermula dari penghuni lainnya mencium bau yang tak sedap (busuk) dari kamar kost lainnya, Minggu (06/1/2019).

Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Reza Anugrah mengatakan, penghuni kos lainnya di sana bernama Agus (saksi-red) mencium bau tak sedap dari lantai 3 kos tersebut.

Kemudian Agus curiga, lalu memberitahukan ada bau tak sedap ini ke Adharma selaku sahabat pemilik kos di sana.

Selanjutnya, diterima laporan dari mereka terkait adanya bau tak sedap dari kamar kos-kosan di sana.

“Unit SPK, Reskrim, dan Intel Polsek Tanjungpinang Kota didampingi oleh Saksi-saksi mendobrak pintu kamar kos-kosan. Di dalam kamar 105 ditemukan seorang perempuan (Dewi-red) yang sudah tidak bernyawa didalam kamar mandi dengan keadaan telungkup dan membusuk,” jelas Kapolsek.

Usai ditemukan, mayat tersebut selanjutnya di bawa ke rumah sakit.

Diketahui dari Dokter RSUD Tanjungpinang tempat dilakukan visum terhadap jasad Dewi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni meninggal biasa, mungkin saja dikarenakan adanya suatu penyakit lain,” kata Dokter Rowin Van Bora di RSUD Tanjungpinang.

Ia menambahkan, bila dilihat dari kondisi jasadnya, diperkirakan telah meninggal dunia sejak lima hari lalu.

“Kalau dilihat udah ada belatung, diprediksi 5-7 hari ia meninggal dunia,” ujarnya lagi.

Jasad tak ditemukan tanda kekerasan, diduga karena sakit.

Usai dilakukan visum oleh Dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jasad Dewi. Dokter Rowin Van Bora usai lakukan pemeriksaan dan visum terhadap jasad Dewi mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni meninggal biasa, mungkin saja dikarenakan adanya suatu penyakit lain,” katanya di rumah sakit.

Ia menambahkan, bila dilihat dari kondisi jasadnya, diperkirakan telah meninggal dunia sejak lima hari lalu.

“Kalau dilihat udah ada belatung, diprediksi 5-7 hari ia meninggal dunia,” ujarnya lagi.

Pihak kepolisian di lokasi mengatakan, kondisi saat ditemukan jasadnya tertelungkup di kamar kosnya.

“Kondisi (saat ditemukan-red) tertelungkup,” sebut anggota INAFIS Satreskrim Polres Tanjungpinang di Kamar Jenazah RSUD. (*)

Sumber : Suaib/Jurnalkepri.com
Editor : Amri