FPI Batam Tuduh Banser Terlibat, Ketua PW Ansor Banser Kepri : Ini Fitnah Besar

oleh
Puluhan Massa menghadang kedatangan Aktivis Gerakan #2019GantiPresiden, Hj. Neno Warisman (atas). Hj. Neno Warisman saat berada di Bandara Hang Nadim Batam menunggu Puluhan Massa membubarkan diri (bawah). (foto.ist)

HarianMemoKepri.com, Batam – Aktivis Gerakan #2019GantiPresiden yang tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Hj Neno Warisman yang dijadwalkan hadir pada acara Jalan Santai dan Deklarasi Gerakan #2019GantiPresiden yang akan digelar di Kota Batam dihadang oleh Puluhan Massa.

Melihat hal itu, Hj. Neno Warisman kaget dan tidak menyangka bahwa kedatangannya disambut anarkis oleh puluhan orang tersebut dengan menendang beberapa tong sampah di Banda Hang Nadim Batam.

“Saya heran kenapa keluar pintu pesawat kok banyak orang yang foto-foto, sampai saya keluar pesawat lalu ke area dalam bandara tiba-tiba ada orang yang menyerang dengan menendang tempat sampah alumunium,” jelas Hj. Neno Warisman.

Bunda Neno sapaan akrabnya mengatakan bahwa puluhan orang tersebut meneriakinya sebagai Penghianat.

“Penyerang saya meneriakkan pengkhianat NKRI. Apaan ini nih, dan Gerakan #2019GantiPresiden adalah sesuai konstitusi dan tidak melanggar hukum,” ucapnya.

Seperti yang dilansir dari voa-islam.com dan panjimas.com , Perwakilan Front Pembela Islam (FPI) Batam mengungkap ada 80 orang pendemo dari unsur Projo dan Bantuan Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) yang menghadang pintu keluar area Bandara Batam.

“Sekitar 80 orang yang menghadang dari Banser dan Projo,” ujar perwakilan FPI Batam, Sabtu malam (28/7/2018) di areal Bandara Hang Nadim.

Mendapat informasi dugaan adanya keterlibatan anggota Banser ikut pada penyerangan Hj. Neno Warisman di Bandara Hang Nadim Batam, Ketua PW Ansor Banser NU Kepri, Nur Haryanto, S.Pd.i mengatakan tidak pernah menginstruksi anggota Banser untuk melakukan hal tersebut.

“Kami menyatakan pernyataan bahwa Neno Warisman yang dihadang Banser tidak benar, kami tidak ada menginstruksikan anggota untuk mengikuti kegiatan tersebut. Untuk itu kami nyatakan berita tersebut sebagai fitnah besar terhadap Ansor dan Banser Se-Kepri,” ucap Ketua PW Ansor Banser NU Kepri, Nur Haryanto, S.Pd.i saat dikonfirmasi oleh Tim HarianMemoKepri.com melalui Whatsappnya. (Red)