Forum RT/ RW Kelurahan Batu IX Dalam Waktu Dekat Akan Gelar Nikah Masal

Bagi Pasangan Pengantin Yang Berminat Berikut Kriterianya

img 20220523 wa0067
Ketua Forum RT RW Kelurahan Batu IX Rumono

Tanjungpinang – Nikah Massal bagi kebanyakan orang masih dianggap hal yang tabu padahal Perkawinan resmi merupakan bentuk pengakuan Negara sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019.

Bahwa negara menjamin hak warga negara untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah, menjamin hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sejalan dengan hal di atas Forum Komunikasi RT/RW Kelurahan Batu IX akan menggelar acara nikah massal pada akhir Bulan Juli 2022 nanti bagi pasangan yang kurang mampu ataupun bagi calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan.

Ketua Forum Komunikasi RT/RW Kelurahan Batu IX Rumono menerangkan bagi pasangan calon pengantin (paslontin) yang berminat dipersilahkan mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui ketua RT dan RW di lingkungan Kelurahan Batu IX.

BACA JUGA :  Rini Pratiwi Beri Dukungan Moral ke Korban Runtuhnya Pasar KUD

“Tidak menutup kemungkinan kami akan mengakomodir warga kelurahan lain yang ada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Selanjutnya pihak panitia akan melakukan interview Paslontin setelah dinyatakan lulus interview apabila pasangan calon pengantin dapat melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan,” ungkapnya, Selasa ( 24/05 ).

Adapun Kriteria dan persyaratan pasangan calon pengantin yang akan mengikuti Nikah Massal sebagai berikut :
Jejaka/perawan, dengan persyaratan Surat pengantar Nikah RT/RW, Surat keterangan nikah (model N1) dari kelurahan, Fotocopy Akta Kelahiran, Fotocopy Ijazah terakhir.

Surat rekomendasi pindah nikah dari KUA Kecamatan asal apabila calon pengantin pindah nikah, surat dispensasi dari pengadilan Agama bagi calon suami/istri yang belum berumur 19 Tahun.

Duda/janda, dengan persyaratan surat pengantar Nikah RT/RW, Surat keterangan nikah (model N1) dari kelurahan, Fotocopy Akta Kelahiran, Fotocopy Ijazah terakhir. Surat rekomendasi pindah nikah dari KUA Kecamatan asal apabila calon pengantin pindah nikah. Surat dispensasi dari pengadilan Agama bagi calon suami/istri yang belum berumur 19 Tahun, surat izin dari pengadilan agama bagi suami yang hendak beristri lebih dari satu. Serta melampirkan akta cerai.

BACA JUGA :  BP Batam Gelar Simulasi Pengamanan Objek Vital

Khusus pasangan nikah sirih terlebih dahulu akan difasilitasi sidang isbat di pengadilan agama dengan persyaratan fotocopy KTP suami istri /Keterangan Domisili dari RT/RW/Kelurahan setempat, fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy bukti nikah sirih surat permohonan sebanyak 7 (tujuh) rangkap menggunakan kertas A4, Biaya sesuai radius.

“Selain itu bagi pasangan calon pengantin yang berasal dari kalangan non muslim kami juga akan mengakomodir untuk difasilitasi memperoleh Akta Perkawinan Catatan Sipil,” pungkas Rumono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.