Dua TKI Asal NTT Meninggal di Malaysia

4
ilustrasi kematian

HarianMemokepri.Com, Malaysia – Dua Pahlawan Devisa asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tengah bekerja di Malaysia meninggal dunia.

Dilansir dari Kompas .Com, Kepala BP3TKI Kupang, Siwa membenarkan tentang meninggalnya dua orang tenaga kerja asal NTT yang meninggal di Malaysia.

“ Dua orang TKI tersebut adalah Huber Oematan dan Theresia Nung Koten, Huber meninggal secara mendadak, sedangkan Theresia meninggal akibat penyakit ginjal,” ucap Siwa kepada media Kompas .com, Minggu (7/10/2018).

Jenazah telah dipulangkan ke NTT dan tiba di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (6/10/2018) kemarin pagi, dengan pesawat Batik Air. Selanjutnya, jenazah Huber langsung diantar oleh petugas BP3TKI Kupang.

” Status keberangkatan Huber ke Malaysia tidak tercatat secara manual maupun SISKOTKLN, sehingga dia adalah TKI ilegal,” ucap Siwa.

Sedangkan Theresia Nung Koten berasal dari Desa Patisirawulang, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Theresia meninggal pada 30 September 2018, di Rumah Sakit Abdul Halim Sungai Petani Penang, Malaysia akibat sakit ginjal.

Jenazah Theresia telah dipulangkan ke NTT, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 438 dan tiba di Bandara El Tari Kupang pada 6 Oktober 2018 siang.

Setelah tiba di Kupang, jenazah Theresia selanjutnya diberangkatkan ke Kabupaten Flores Timur melalui Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka. Jenazah Theresia lalu dibawa menuju kampung halamannya melalui perjalanan darat.

Menurut Siwa, semua biaya dari Kupang – Maumere – Flores Timur, ditanggung oleh BP3TKI Kupang. “Status keberangkatan Theresia ini terdata secara manual tahun 2008 sebagai pelaksana rumah tangga,”tutupnya. (red/kompas)

BACA JUGA :  "Harga Asli" iPhone X Cuma Rp 4,8 Juta Setelah Dibongkar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.