Dua Pelaku Pencabulan Anak Bawah Umur Berhasil Ditahan

POPULER HARI INI

Tanjungpinang – Polres Tanjungpinang melalui Satreskrim Polres Tanjungpinang berhasil meringkus dua orang tersangka kasus pencabulan yang terjadi di Wilayah Kota Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando SH, S,IK di dampingi Kasatreskrim AKP Rio Reza Parindra dan Kassubag Humas IPTU Suprihadi dalam Konferensi Pers menjelaskan kronologis kejadian, bahwa pada hari Jumat tanggal 24 April 2020 sekira pukul 17 : 30 Wib dimana korban anak dibawah umur tinggal dalam satu rumah dengan tersangka yang merupakan pamannya sendiri pada saat itu sedang asyik menonton Tv di lantai II.

“Kejadiannya sudah setahun berlangsung, pelaku melakukan pencabulan terhadap ponakannya sendiri dengan memegang payudara korban dan memasukan tangan tersangka ke dalam alat kelamin korban, sambil berkata perbuatan ini jangan bilang ke orang-orang, nanti keluarga kita berantakan,” jelasnya.

Sudah selama setahun lebih menyimpan perbuatan bejat bahkan menurut pengakuan korban kejadiannya pada tanggal 24 April tahun lalu dan sudah sebanyak 15 kali dilakukan terhadap Bunga (13) dan sebanyak 4 kali terhadap Mawar (11).

“Atas desakan ibunya, korban mengaku om nya telah melakukan pencabulan atas dirinya. Mendengar pengakuan anaknya, ibu korban melaporkan langsung ke Polres Tanjungpinang,” lanjut Fernando.

Kini oknum lurah di Tanjungpinang inisial ER (40) ASN bersama barang bukti satu setel baju tidur celana dan satu jilbab dan baju Gamis, bersama oknum guru SD yaitu guru agama inisial RZI (30) beserta barang bukti baju dan celana milik korban diamankan pihak polisi.

“Ditetapkan dua tersangka dulu, sementara tersangka yang satu lagi menurut pengakuan korban yaitu seorang penjaga toko yang saat ini masih di opname di rumah sakit. Peristiwa tempat dan waktu berbeda maka akan dipisahkan berkasnya.,” pungkas Fernando.

Atas perbuatannya, para tersangka ditetapkan melanggar Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal atau paling rendah 5 tahun dan maksimal 15 Tahun serta denda 15 Milyar.

 


 



Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img