Divisi Humas Polri Ingatkan Bahaya Radikalisme Kepada Santri

POPULER HARI INI

Tanjungpinang – Pondok Pesantren Al Kautsar Tanjungpinang dikunjungi Divisi Humas Mabes Polri dalam rangka silaturahmi dan Diskusi Kontra Radikalisme bersama para santri di GOR Al Kautsar, Kamis ( 10/06 ).

Puluhan santri menghadiri silaturahmi dan diskusi tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando SH SIK dalam sambutannya berterima kasih atas kehadiran dari Div Humas Mabes Polri di wilayah Polres Tanjungpinang.

Para santri yang diskusi Kontra Radikalisme ( foto : Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )
Para santri yang hadir dalam Diskusi Kontra Radikalisme ( foto : Indrapriyadi/Harianmemokepri.com )

“Polres Tanjungpinang sudah sangat sering ke Ponpes Al Kautsar, Ponpes ini sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan tingkat nasional dan sudah menjadi kampung tangguh baik dalam hal penanganan Covid dan kegiatan lainnya, ” ujar Fernando.

Kehadiran dari Div Humas ini untuk mensukseskan program Kapolri terkait Kontra Radikalisme serta kegiatan yang dilaksanakan bisa berguna nantinya di tengah masyarakat dan bernegara.

” Diharapkan kepada seluruh santri bisa dapat membantu dan mendukung kegiatan – kegiatan dari Polri agar nantinya bisa dapat berguna serta bermanfaat bagi kita semua,” lanjutnya.

Direktur Ponpes Modern Al Kautsar KH Muhammad Supeno mengatakan, untuk para santri yang hadir dibatasi mengingat saat ini masih dalam suasana Covid 19, namun walaupun begitu juga diharapkan agar yang hadir bisa memberikan ilmu yang diberikan oleh Divisi Humas.

“Kami mewakili Ponpes Al Kautsar sangat bersyukur bisa meluangkan waktu untuk dapat berdiskusi kepada para santri, semoga para santri yang hadir bisa memberikan ilmu yang telah diberikan oleh Divisi Humas Mabes Polri, ” ungkap KH Supeno.

Sementara itu, Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Dr H Ahmad Ramadhan SH MH M,Si mengatakan, Kontra Radikalisme merupakan upaya yang dilakukan pemerintah maupun pengamanan dalam memberikan pemahaman agar radikal tidak mudah masuk kepada masyarakat.

“Jadi radikal ini selalu menentang terhadap pemerintah seperti contoh radikal media sosial yang selalu memberitakan berita hoax bahkan radikal dengan cara kekerasan kepada pemerintah, radikal sekarang sudah menjurus kepada kaum millenial sehingga tidak memiliki ajaran – ajaran kebangsaan, ” terangnya.

Melalui kegiatan ini dirinya menitipkan kepada pengasuh Ponpes untuk diberikan materi kepada para santri tentang kontra radikalisme, agar nantinya para kaum millenial bisa mengcounter atau mencegah dari radikalisme.

“Saya berharap kepada pimpinan Ponpes bisa terus berkoordinasi dengan instansi terkait maupun Kepolisian agar bisa diberikan pemahaman tentang kontra radikalisme kepada generasi muda jangan sampai nanti generasi muda menjadi terorisme akibat terpengaruh dari radikalisme, ” pungkasnya.

 


 



Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020

Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img
spot_img