Ditreskrimum Polda Kepri Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Curas

  • Bagikan
Dir Reskrimum di dampingi Kasubbid Penmas Polda Kepri saat Konferensi Pers
Dir Reskrimum di dampingi Kasubbid Penmas Polda Kepri saat Konferensi Pers

Batam – Dua orang Tersangka Inisial AK alias R dan ZI alias Z dan dua orang Penadah hasil curian Inisial SFM alias R dan Inisial R diamanakan oleh Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri atas Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dan penadahan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik., didampingi Kasubbid Penmas Polda Kepri AKBP Imran, SH, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP- B / 47 / V / 2021 / SPK – Polsek Bengkong, Tanggal 14 Mei 2021. Dengan Waktu dan TKP adalah Pada hari jumat, 14 Mei 2021 sekira jam sekitar jam 04.15 wib di Bengkong Pertiwi, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong Kota Batam. Dengan Korban seorang perempuan, umur 46 Tahun, Wiraswasta dengan alamat Bengkong Pertiwi, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong Kota Batam.

” Tersangka Inisial AK alias R yang merupakan Residivis dan pada tahun 2019 dihukum atas perkara pencurian Handphone dan bebas pada tahun 2020. Inisial ZI alias Z juga seorang Residivis yang mana pada pada tahun 2015 awal dihukum perkara pencurian Handphone dan bebas tahun 2015 akhir, selanjutnya pada 2017 dihukum perkara senjata tajam dan bebas tahun 2018. Berikutnya Inisial SFM alias R sebagai Penadah dan Inisial R yang juga sebagai Penadah dan seorang Residivis atas pencurian sebanyak 4 kali yang dilakukan di Hongkong pada tahun 2010 sampai 2017″, jelas AKBP Imran. Saat Konferensi Pers di Polda Kepri, Senin ( 17/05 ).

Adapun kronologis kejadian adalah pada hari jumat, 14 mei 2021, jam 04.15 wib, korban terbangun di kamarnya dan tersangka Inisial ZI alias Z langsung mengancam menggunakan badik lalu mengambil hp milik korban. Kemudian tersangka inisial ZI alias Z berjalan menuju ruang tamu dan tidak sengaja bertemu anak korban yang terbangun, sehingga tersangka inisial ZI alias Z kembali mengancam menggunakan badik dan mengambil hp milik anak korban serta memerintahkan anak korban untuk bergabung masuk ke kamar korban.

” Pada akhirnya tersangka inisial ZI alias Z keluar rumah korban melalui jendela kamar tempat dia datang, lalu menghampiri tersangka inisial AK alias R yang sudah menunggu di luar rumah korban dan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Akibat perbuatan yang dilakukan kedua tersangka tersebut, korban mengalami kerugian sekira Rp. 6.300.000,- yakni berupa 2 Handphone milik korban dan anaknya″, ujar AKBP Imran.

Sementara modus operandinya adalah kedua tersangka Inisial AK alias R dan ZI alias Z melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara tersangka inisial ZI alias Z masuk ke dalam rumah korban dan tersangka Inisial AK alias R menunggu di luar mengendarai sepeda motor.

” Tersangka inisial ZI alias Z masuk rumah melalui jendela kamar korban dan langsung mengancam korban dan anaknya menggunakan badik, kemudian mengambil Handphone milik korban dan anaknya. Setelah itu tersangka inisial ZI alias Z keluar rumah korban melalui jendela, lalu menghampiri tersangka inisial AK alias R yang sudah menunggu di luar rumah dan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Kemudian tersangka inisial AK alias R dan tersangka inisial ZI alias Z menjual barang hasil curian kepada tersangka SFM alias R dan inisial R″, ungkapnya.

Barang Bukti yang diamankan adalah 1 Unit Handphone iphone 8 warna hitam milik korban, 1 Unit Handphone Samsung J7 warna hitam milik korban, 1 Unit Handphone Vivo warna biru Milik Tersangka, 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Mio, 1 Buah Badik, 1 Buah Tas Selempang, 1 buah gunting seng warna Orange, 1 Buah gunting kecil warna Hitam dan 1 Buah Pisau Lipat.

” Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP Tindak Pidana Curas dengan ancaman hukuman penjara Maksimal 9 Tahun Penjara″, tutur AKBP Imran.

Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan para pelaku ini merupakan Residivis, yang mana Tersangka Inisial ZI alias Z sejak awal januari 2021 sampai dengan mei 2021, telah melakukan tindak kejahatan curas dan curat sebanyak 5 kali, yaitu di Tanjung Buntung Bengkong Sebanyak 2 kali, Halte Bengkong Sarmen Sebanyak 1 Kali dan di Bengkong Pertiwi Sebanyak 2 Kali.

” Selanjutnya Tersangka Inisial R pada tahun 2010 sampai dengan 2017 melakukan tindak kejahatan pencurian atau copet sebanyak 4 kali di Hongkong dan pada tahun 2017 ditangkap kemudian divonis 3 tahun penjara di Hongkong dan 3 kali tindak kejahatan curat di Kota Batam selama tahun 2021. Selanjutnya tersangka Inisial SFM alias R telah beberapa kali membeli Handphone dari kedua tersangka inisial AK alias R dan inisial ZI alias Z″, jelasnya.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1) whatsapp image 2021 11 10 at 16.54.48 whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.16 (1) whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.16 whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.17 (1) whatsapp image 2021 11 17 at 09.27.17 whatsapp image 2021 12 01 at 07.22.44 whatsapp image 2021 12 01 at 07.22.44 (1) whatsapp image 2021 12 01 at 07.22.45 banner kom 2
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.