Ditengah Pandemi Covid-19, Sawah Bukaan Baru di Kabupaten Lingga Bisa Panen Raya

Harian Memo Kepri | Tanjungpinang — Para petani di seluruh Indonesia telah memasuki musim panen raya yang berlangsung pada akhir Maret hingga April 2020. Tidak hanya petani dari Pulau Jawa saja yang siap mulai panen, tapi juga para petani dari Pulau Sumatera pun siap melakukan panennya termasuk di Kabupaten Lingga, tepatnya Desa Panggak Darat Provinsi Kepulauan Riau. Ditengah pandemi Covid-19, sejumlah kelompok tani tetap menggelar panen raya di lahan sawah bukaan baru.

Kepala BPTP Balitbangtan Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP., saat menghubungi Kepala Desa (Kades) Panggak Darat, Zulmafrija melalui sambungan telepon dan Whatsapp mengucapkan selamat kepada petani di Lingga khususnya di Desa Panggak Darat melalui 4 (empat) kelompok tani (Sumber Rejeki, Tunas Muda, Padat Karya dan Manu Jaya) dengan pendamping PPL, Rudianto,SP., yang telah melangsungkan panen raya.

Sugeng juga menyampaikan permohonan maaf tidak bisa menghadiri gelar panen raya karena Kabupaten Lingga telah melakukan lockdown (istilah di daerah Lingga blocking area dalam upaya penanggulangan Covid-19).

“Kabupaten Lingga merupakan salah satu tulang punggung pangan di Provinsi Kepri, untuk itu BPTP Kepri siap terus mendukung dari segi kajian dan pendampingan teknologi demi suksesnya kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Riau,” katanya.

Dalam diskusinya dengan Kades Panggak Sugeng memberitahukan bahwa setelah musim panen ini akan dilanjutkan pendampingan dari BPTP Kepri pada MT-2 (Juni 2020).

“Kegiatan lumbung pangan kawasan perbatasan dengan mengintroduksikan teknologi budidaya padi di lahan sawah bukaan baru ini dengan menggunakan VUB Inpari 42 dan 43 GSR Agritan, Inpara 6, Inpara 8, dan Impago 8 serta teknologi tata kelola manajemen air untuk menurunkan kandungan Fe,“ terangnya.

Sementara Bupati Lingga, Alias Wello yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat atas capaian hasil panen padi petani sawah di Desa Panggak Darat yang sudah mampu menembus angka 6,2 ton per hektar itu.

Apalagi, capaian tersebut diperoleh ditengah-tengah masa keprihatinan nasional saat ini, atas penyebaran wabah virus corona. Bupati berharap, hasil panen petani ini akan mampu berkontribusi terhadap pemenuhan cadangan bahan pangan masyarakat.

“Jujur, hari ini saya bahagia atas capaian ini. Selama 4 tahun terakhir, petani kami hanya mampu panen 2,8 ton hingga 4,4 ton per hektar. Tapi, hari ini sudah tembus ke angka 6,2 ton. Kebahagiaan Awe sapaan akrab Alias Wello itu, bukan tanpa alasan. Sebab, sejak mencanangkan program pencetakan sawah baru di bumi “Bunda Tanah Melayu” itu ia dan wakilnya selalu mendapat cibiran tak mengenakan dari berbagai pihak,” ungkap Alias Wello saat menyaksikan panen padi di Panggak Darat, Kamis,(9/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Wakil Bupati Lingga, M. Nizar, yang ikut memanen padi dilahannya. Wabup menuturkan bahwa beras yang diperoleh dari panen padi 6,2ton/ha tersebut nantinya tidak akan diperjual belikan, melainkan disumbangkan ke warga yang terkena dampak situasi merebaknya wabah Covid 19.

“Memang di Lingga belum ada yang terkena dampak secara langsung, tapi banyak warga yang kehilangan pekerjaan akibat situasi ini seperti pekeeja kapal yang berhenti beroperasi, tukang ojek pelabuhan, pedagang kaki lima dan yang lainnya, ”ungkap Nizar.

Kepala Desa Panggak Darat menceritakan bahwa empat tahun lalu Desa Panggak Darat dan semua desa di Kabupaten Lingga, sama sekali tidak mengenal sawah dan padi. Namun, hanya berselang 4 tahun kemudian, desa ini mampu menghasilkan padi.

“Berdasarkan hasil panen yang sudah dilakukan terhadap beberapa petak sawah dengan beberapa varietas yaitu inpago unsoed-1, sertani, dan ciberas menunjukkan produktivitasnya mencapai angka rata-rata 4,32 ton gabah kering giling per hektar. Jika rendemennya 60 persen, maka berasnya bisa mencapai 77,76 ton,” jelasnya.

Jika pada panen raya padi pada musim tanam pertama (MT-1) luas tanam mencapai 45 Ha dan sampai saat ini luas kawasan yang sudah dipanen mencapai 30 Ha. Sisa luas yang belum dipanen untuk desa tersebut yakni 15 Ha.

“Hari ini kami bersama kelompok tani dan penyuluh lapangan sedang melaksanakan kegiatan panen walaupun ditengah-tengah isu corona yang ada, petani tetap eksis di lapangan untuk menjaga ketahanan pangan,” kata Zulmafrija Kepala Desa Panggak Darat Kecamatan Lingga, Kabupaten Linga, Jumat (10/4/2020). (Red).

Sumber| Dok.| BPTP Balitbangtan Kepri

Bp Batam 2020

Related Articles

Menteri Pertanian Kunjungi dan Tinjau Gerai Pangan

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Syahrul Yasin Limpo SH MH Msi mengunjungi serta meninjau Gerai Pertanian di Jalan Hang Lekir...

Menteri Tito Ajak Camat Perbatasan Negara Sukseskan Pilkada 2020

Harianmemokepri.com | Batam - Camat di perbatasan negara diminta untuk membantu menyukseskan Pilkada Tahun 2020 yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 270 wilayah...

Rancana Tiga PLBN Akan Jadi Sentra Baru Ekonomi, Diyakini Dapat Seperti Kota Batam

Harianmemokepri.com | Batam - Presiden Joko Widodo menghendaki kawasan pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Motaain, dan Skouw yang ada di perbatasan negara...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bp Iiii

BERITA TERBARU

Menteri Pertanian Kunjungi dan Tinjau Gerai Pangan

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Syahrul Yasin Limpo SH MH Msi mengunjungi serta meninjau Gerai Pertanian di Jalan Hang Lekir...

Menteri Tito Ajak Camat Perbatasan Negara Sukseskan Pilkada 2020

Harianmemokepri.com | Batam - Camat di perbatasan negara diminta untuk membantu menyukseskan Pilkada Tahun 2020 yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 270 wilayah...

Rancana Tiga PLBN Akan Jadi Sentra Baru Ekonomi, Diyakini Dapat Seperti Kota Batam

Harianmemokepri.com | Batam - Presiden Joko Widodo menghendaki kawasan pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Motaain, dan Skouw yang ada di perbatasan negara...

Peringati Hari Jadi Provinsi Kepri ke-18, Pemkab Anambas Gelar Upacara

Harianmemokepri.com | Anambas — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Upacara Memperingati Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau Ke 18 Tahun 2020 di halaman Kantor Bupati...

KPU Anambas Umumkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup

Harianmemokepri.com | Anambas — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas gelar Rapat Pleno Terbuka, pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati...