Diduga Jadi Beking, Oknum TNI dan Polri Diamankan saat Tim Gabungan Grebek Judi Dadu

HARIAN MEMO KEPRI, BANGKA– Tim Gabungan dari Ditreskrim, Propam Polda Babel dan Sub-Dempom II/4-2 Bangka berhasil mengamankan 27 orang di areal judi Dadu di Dusun Sunghin Desa Dwimakmur Kecamatan Merawang Bangka.

Bahkan Beberapa diantara yang diamankan tersebut adalah oknum TNI dan oknum Polri.

Informasi penangkapan 27 orang ini, termasuk oknum TNI-Polri, baru diketahui awak media, Rabu (26/4/2017) petang.

Data awal yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian berawal saat permaian judi kodok-kodok digelar di suatu tempat di dusun setempat. Tindak pidana ini kemudian tercium oleh Polda Babel.

Namun, diketahui, bahwa di lokasi perjudian tak hanya ada warga sipil, namun Oknum TNI-Polri.

Operasi penyergapan pun dilakukan secara bersama, melibatkan Direskrim-Paminal Propam Polda Babel dan Sub-Dempom II/4-2 Bangka.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S.Sophian ditemui di ruang kerjanya mengakui adanya penyergapan itu.

Hanya saja, penyergapan bukan dilakukan pihak Polres Bangka, melainkan Polda Babel dan Corp Polisi Milter (CPM) Sub-Dempom II/4-2 Bangka.

Hasil penyergapan, kemudian diserahkan proses penyidikannya ke Polres Bangka.

“Operasi penyergapan dipimpin oleh Bapak Direskrimum Polda Babel. Penyergapan terjadi dini hari, sekitar pukul 00.30 WiB, Sabtu Tanggal 22 April 2017,” katanya.

BACA JUGA :  Kafasharkan Lantamal IV Tutup Resmi Bintal Juang Remaja Bahari 2019

Sophian mengakui, setelah penyergapan, 27 orang yang berada di lokasi perjudian di dusun yang sama, langsung diamankan.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif, hanya 14 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. “Sedangkan sisanya, berstatus saksi,” katanya.

Saat ditanya soal adanya oknum TNI dan Oknum Polri yang ikut terjaring di lokasi, Sophian tak menyangkalnya.

Oknum Polri yang diduga terlibat diamankan oleh Propam Polda Babel, sedangkan oknum TNI diserahkan pada pihak Sub-Dempom II/4-2 Bangka).

“Untuk dugaan adanya keterlibatan oknum anggota, baik itu Polri maupun TNI yang diamankan dan sampai sejauhmana keterlibatannya, silahkan kordinasi langsung ke Propam Polda Babel atau POM TNI (Sub-Dempom II/4-2 Bangka) dan Kita (Satreskrim Polres Bangka), hanya menangani proses penyidikan pada pelaku lainnya (warga sipil selain oknum),” jelasnya.

Sementara disis lain, Komandan Subdenpom II/4-2 Bangka, Lettu (CPM) Wahyu Setyadi, mengakui saat penggerebekan lokasi judi di Dusun Sunghin Desa Dwimakmur Merawang Bangka, tim memerkoki oknum TNI dan Oknum Polri.

BACA JUGA :  Kuliner Aneh, Restoran Jual Daging Manusia, hingga Pemilik Rumah Makan Jadi Buronan Polisi

Namun, khusus oknum TNI yang dimaksud, menurut Wahyu, posisinya sedang tidak bermain judi.

“Betul ada penggerebekan dan ada beberapa orang sipil yang diamankan. Sedangkan untuk oknum anggota TNI, tidak sedang bermain judi,” kata Wahyu saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WA telepon selulernya, Rabu (26/4/2017). malam.

Dilansir sebelumnya disebutkan, 27 orang disergap di areal judi dadu di Dusun Sunghin Desa Dwimakmur Kecamatan Merawang Bangka.

Beberapa diantaranya, adalah oknum TNI-Polri. Penyergapan dilakukan oleh Tim Gabungan Direskrim-Propam Polda Babel dan Sub-Dempom II/4-2 Bangka.

Informasi penangkapan 27 orang ini, termasuk oknum TNI-Polri, baru diketahui awak media, Rabu (27/4/2017) petang.

Data awal yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian berawal saat permaian judi dadu digelar di suatu tempat di dusun setempat.

Tindak pidana ini kemudian tercium oleh Polda Babel. Namun, diketahui, bahwa di lokasi perjudian tak hanya ada warga sipil, namun Oknum TNI-Polri.

Operasi penyergapan pun dilakukan secara bersama, melibatkan Dirskrim-Paminal Propam Polda Babel dan Sub-Dempom II/4-2 Bangka. (CR003/Bangkapos)

 

 

 

 

 

 

 

 

hut kepri gub wagub whatsapp image 2022 08 16 at 14.06.27 iklan media whatsapp image 2022 09 23 at 08.12.29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.