Diduga Bawa Sabu, 2 Penumpang KM Umsini Diamankan Satresnarkoba Polres Bintan

Kapolres Bintan ketika menanyakan kepada pelaku ( Foto Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )
Kapolres Bintan ketika menanyakan kepada pelaku ( Foto Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Bintan – Dua orang tersangka kurir Narkoba jenis sabu untuk di bawa ke Lombok Nusa Tenggara Barat berhasil di amankan Satresnarkoba Polres Bintan, Senin ( 15/08 ).

Barang Narkotika jenis yang di bawa oleh inisial AB (laki-laki 24 tahun) dan Ai (Laki-laki 36 tahun) melalui pelabuhan Pelni Sri Baintan Kijang dengan menggunakan Kapal Pelni KM Umsini untuk diberikan kepada orang tidak dikenalnya inisial DI yang kini menjadi DPO dan dijanjikan diberikan uang senilai 40 juta untuk dua orang.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono didampingi Kasatresnarkoba AKP Iwan Novriawan SH, Kasie Humas dan KPBC Pabean Type B Tanjungpinang dalam Konfrensi pers menyampaikan Polres Bintan mendapatkan pelaporan dari pihak KPBC type madya Pabean B Tanjungpinang melakukan pengawasan barang atas keberatan penumpang kapal Pelni KM Umsini dengan rute Bintan Jakarta Makassar di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang dari pengamatan pemantauan serta penumpang yang curiga akan gerak-geriknya kemudian penumpang berinisial ABS dan Ai di scan melalui x-ray dan didapati barang yang mencurigakan di dalam 2 tas sandang warna hitam.

BACA JUGA :  Kalian Harus Tau, Ini Sejarah Singkat Berdirinya Kabupaten Jombang

“Kamis 14 Juli sekira pukul 12.00 siang kita buatkan laporan polisi LPB 69 VII di Bulan Juli kemarin 2022 Satresnarkoba Polres Bintan Polda Kepri tertanggal 14 Juli 2022 kita dapati dua tersangka yaitu tersangka pertama inisial ABS laki-laki ( 24 ) untuk tersangka kedua yaitu inisial Ai laki-laki ( 36 ) barang bukti narkotika jenis sabu golongan 1 methafenamin dengan berat bruto 400 gram atau 4 ons,” ujar Tidar.

Dari hasil pemeriksaan itu, ditemukan dua paket sedang berbentuk kapsul warna hitam diduga sabu kemudian tas sandang kedua yang dibawa Ai ditemukan juga dua paket berbentuk kapsul hitam diduga sabu setelah itu dilakukan interogasi dan uji awal menggunakan drag konten alat tes kandungan narkoba dan benar positif mengandung zat methafetamin yang diduga narkotika golongan 1 jenis sabu selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti di lapangan serah terima kepada pihak Satresnarkoba Bintan guna dilakukan penyelidikan serta penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Lanud Hang Nadim Adakan Sertifikasi Pilot Drone Kedua Kalinya

“Untuk penyitaan barang bukti kita dapat dari dua tersangka ada beberapa uang kemudian barang-barang HP yang kita sita modus operan dia dari tersangka ini dua kurir ini merencanakan membawa 4 paket sedang narkotika dengan berat bruto 4 ons atau 400 gram dengan cara memasukkan 2 paket tersebut ke bagian dubur atau anus masing-masing tersangka dengan tujuan keberangkatan ke wilayah Lombok menggunakan transportasi udara namun dalam hal ini kesulitan memasukkan narkotika tersebut sehingga memberanikan diri dengan transportasi laut membawa langsung menggunakan dua tas melalui kapal,”

Pasal yang dilanggar undang-undang RI Nomor 35 2009 tentang narkotika di pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 serta pasal 132 ayat 1 percobaan dan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika.

 

hut kepri gub wagub whatsapp image 2022 08 16 at 14.06.27 iklan media whatsapp image 2022 09 23 at 08.12.29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.