Diduga Alami Sakit, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Alami Sakit Kulit Selama 17 Tahun

Pihak Kepolisian membawa Korban ke Rumah Sakit RSUP
Pihak Kepolisian membawa Korban ke Rumah Sakit RSUP

Tanjungpinang – Seorang pria paruh baya ditemukan sudah tidak bernyawa di Jl. W.R Supratman di Halte SMP Negeri 12 Tanjungpinang, Sabtu (13/05) sekitar pukul 10:00 Wib.

Atas peristiwa tersebut Unit Identifikasi Reskrim Polresta Tanjungpinang mendatangi tempat kejadian perkara ( TKP ) penemuan mayat.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap menerangkan bahwa pada hari Kamis tanggal 12-05-2022 sekira pukul 10:00 Wib saksi Resmina Siagian yang juga istri dari korban, melihat korban Erman Caniago keluar rumah dan biasanya korban keluar untuk mencari kaleng bekas, dan pulang ke rumah sekira pukul 12:00 Wib.

Namun saat itu hingga solat Maghrib korban belum pulang ke rumah kemudian saksi bersama anaknya mencari korban disekitaran batu 10 hingga 14, saat Itu korban tidak diketemukan.

“Kemudian pada hari Jumat tanggal 13-05-2022 sekira pukul 08:00 Wib Saksi mencari kembali dengan anaknya di sekitar Km 10, dan saat itu korban juga tidak diketemukan, selanjutnya saksi ingin mencari korban ke pemancingan Km 13. Dan saat melewati halte SMP Negeri 12 saksi berhenti dan mencoba mencari di sekitar halte tersebut, saat saksi menuju ke belakang halte saksi melihat korban sudah terbaring dalam keadaan terlentang. Selanjutnya saksi memanggil korban serta menggoyangkan tangan korban dan saat itu korban tidak bergerak dan diketahui korban sudah meninggal dunia. Setelah melihat kejadian tersebut saksi menghubungi pihak Kepolisian (Polsek Tanjungpinang Timur),” ungkap AKP Awal melalui WhatsApp.

Berdasarkan hasil keterangan saksi dari istri korban bahwa korban mengalami sakit yaitu sakit kulit selama 17 tahun, rematik akut dan lupa ingatan. Korban sudah di bawa ke rumah sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP).

Sementara itu hasil dari keterangan secara langsung oleh Dokter Forensik RSUD Provinsi Kepri (dr. H.Indra Faisal, M.H., Sp.F) yakni tidak terdapat tanda kekerasan pada korban. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang di derita.

Diperkirakan korban meninggal dunia 12 s/d 24 jam dari waktu pemeriksaan visum. Sudah terdapat kaku dan lebam mayat, adapun kulit yang terlepas dari tubuh korban akibat dari sakit yang sudah lama yang diderita korban sehingga pembusukan pada tubuh korban lebih cepat.

 546 Pengunjung

hijau dan putih profesional iklan promosi diskon ongkos kirim banner landscape (512 × 200 piksel)
whatsapp image 2022 04 29 at 12.49.43 whatsapp image 2022 04 30 at 15.19.45 (1) hari kebangkitan nasional 2022 (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.