Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Pria Ini ‘Genjot’ Seorang Gadis Sampai ‘Teler’

Eto saat berhasil diringkus polisi (Foto : Ist)

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Seorang pemuda bernama Eto (22), warga Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, dihukum berat. Eto dinyatakan bersalah karena menyetubuhi seorang anak baru gede (ABG), sebut saja bernama Jingga (15), Senjn, (26/3).

Eto divonis kurungan penjara selama 9 tahun dan denda Rp 60 juta atau ganti kurungan penjara selama 3 bulan oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, sore kemarin.

Vonis yang dijatuhkan ketua majelis hakim Parmatoni didampingi hakim anggota, Decky Velix Wagiju dan Fery Haryanta lebih ringan dari yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bayu Fermady. Bayu ?mendakwa Eto melanggar pasal 81 atar 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 dengan pidana kurungan penjara 13 tahun dan denda Rp 60 juta subsider 6 bulan penjara.

Saat diminta tanggapan atas putusan majelis hakim, setelah sempat berkomunikasi dengan kuasa hukumnya Eto memilih menerima hukumannya.

Ulah Eto terbilang nekat. Berawal dari perkenalannya dengan Jingga, Eto kemudian menjemput Jingga di area Perumahan Karpotek Dalam. Selanjutnya Eto membawa Jingga ke kosnya di Jalan Padat Karya, Loa Bakung.

Setelah itu Eto mencekoki Jingga dengan minuman keras (miras). Setelah teler Jingga lalu dipaksa berbaring di lantai. Selanjutnya pakaian Jingga dilepas dan Eto menggaulinya layaknya suami istri.

Dalam semalam, Eto empat kali menyetubuhi Jingga hingga jingga tak berdaya. Setelah puas, keesokan paginya Eto memberikan Jingga uang Rp 50 ribu dan menyuruhnya pulang.

Kejadian itu terbongkar dan aksi Eto ketahuan orangtua Jingga yang keberatan dan melaporkan kasusnya ke polisi. Eto diciduk dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.