Butuh Uang Buat Modal Nikah Pelaku Nekat Jual Narkotika Jenis Sabu

Butuh Uang Buat Modal Nikah Pelaku Nekat Jual Narkotika Jenis Sabu

Harian Memo Kepri, BATAM  -- Dalam sehari, Petugas BC Batam mengamankan dua kurir sabu di Bandara Internasional Hangnadim Batam.

Dari tangan kedua pelaku, Petugas mengamankan setidaknya 2 Kg narkotika jenis sabu.

Salah Satu pelaku mengaku mau menjadi kurir sabu karena kepepet uang buat menikahi pujaan hatinya.

Namun sayang, niat baik itu urung dilakukan lantaran pelaku sudah ditangkap karena kasus ini.

Kasi Penindakan BC Batam Febian Cahyo Wibowo, Jumat (5/4/2019) siang mengatakan, penangkan tersebut dilakukan pada hari Kamis 4 Apri 2019.

Namun waktu penangkapan dan lokasinya berbeda, "Memang kita sudah mengamankan dua orang pelaku di jam berbeda. Tetapi harinya yang sama, mereka kita amankan didua ruangan berbeda juga," sebut Febian menerangkan.

Dikatakan Febian, kedua pelaku merupakan warga asal aceh. Masing-masing mereka bernama Tarmizi dan Munzirin.

Ia datang ke Batam untuk menjemput barang haram tersebut. Tujuan mereka adalah lombok. Namun transit ke Surabaya.

Diduga mereka adalah satu jaringan, "Kuat dugaan mereka adalah satu jaringan yang sama. Karena mereka adalah warga Aceh dan kemudian tujuan mereka juga sama walaupun jam penerbangan mereka sedikit berbeda," tambah Febian.

Sementara untuk modusnya sendiri, pelaku menyimpannya didalam tas milik mereka.

Saat dimasukan ke tas, barang haram itu dibungkus secara rapi yakni dengan plastik dan kertas karbon.

"Dia mengaku di upah Rp 10 juta sampai Rp 20 juta, tetapi uang itu baru mereka pegang Rp 2 juta, sisanya setelah barang sampai," tegasnya.

Sementara itu, Munzirin kepada Tribunbatam.id mengatakan, ia melakukan hal tersebut lantaran kepepet uang buat nikah.

Ia juga tahu kalau hal itu salah, namun karena ingin menikah dan cepat mendapatkan uang, ia nekat menjadi kurir sabu.

BACA JUGA :  Bupati Anambas Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

"Saya datang ke Batam untuk ambil itu saja, setelah itu disuruh diantar ke Lombok. Memang saya mau kawin," sebutnya.

Akibat tindakan cerobohnya tersebut, angan-angan untuk menikahi gadis pujaan hatinya ini lenyap sudah.

Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatanya tersebut. Kasus ini kemudian di limpahkan ke BNN Prov Kepri untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut

Sumber/Dok : Tribunbatam
Editor : jacksen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.