BPTP Kepri Mendukung Rintisan Pengembangan Kelembagaan Perbenihan Komoditas Strategi di Kepri

Harian Memo Kepri | Pertanian — Kepulauan Riau dengan bentangan daratan hanya 4 persen serta terbagi dalam beberapa gugus pulau perlu ada jaminan ketersediaan dan ketahanan pangan.

Upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan perlu didukung sumber daya petani, benih, sarana prasarana, dan peran semua pihak. Produksi tanaman yang melimpah akan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Rendahnya produksi tanaman sangat berhubungan erat dengan mutu benih.

Selama ini petani atau dinas terkait di Kepulauan Riau ketika membutuhkan benih harus mendatangkan dari luar daerah memerlukan biaya yang tinggi, dan waktu yang cukup lama.

Hadirnya BPTP sejak awal di Kepri turut mendukung ketersediaan benih, perbenihan dirintis mulai tahun 2015 sampai dengan sekarang dengan mengawali beberapa uji Varietas Unggul Baru (VUB) yang sesuai dengan kondisi agroekosistem wilayah kepulauan.

Menurut Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP., BPTP Kepri telah melaksanakan beberapa strategi dalam pengembangan perbenihan di Provinsi Kepulauan Riau sebagai berikut: 1) langkah awal membangun sentra produksi di beberapa kabupaten calon penghasil benih sumber diantaranya:

  1. melaksanakan produksi benih sumber padi, jagung, kedelai bersama petani, serta melakukan sertifikasi benih,
  2. pendaftaran legal formal unit produksi benih sebagai produsen benih tanaman pangan dan hortikultura,
  3. pendaftaran legal formal produsen dan penangkar benih (CV, BUMDes, Kelompok Tani) sebagai produsen benih tanaman pangan dan hortikultura,
  4. Bimbingan teknis kepada penangkar benih tanaman pangan dan hortikultura yang dilakukan di Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Lingga,
  5. Menggerakkan kelembagaan benih bekerjasama dengan Balai Benih Induk dan Balai Benih Utama (BBU).
  6. Telah melaksanakan kerjasama produksi benih dengan UPTD Balai Benih Induk (BBI) Pertanian Kepri.

Lokasi: Bukit Langkap, Kabupaten Lingga

“BPTP Kepri tahun 2020  bekerjasama dengan Dirjen Perbenihan Tanaman Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau dan dinas setempat di kabupaten bersama melaksanakan program pengembangan produksi benih sebar dan pendampingan kelembagaan benih berbasis kelompok di Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Lingga. Di Kabupaten Lingga sudah dirintis 5 ha untuk perbenihan padi oleh BPTP Kepri, sedangkan Dirjen Tanaman Pangan bersama dengan Dinas provinsi juga melakukan perbenihan 5 ha mandiri benih di lokasi yang berbeda tapi dalam kelompok yang sama,” kata Sugeng.

Provinsi Kepulauan Riau dipandang perlu untuk membentuk unit pelaksana sertifikasi benih agar mendukung swasembada pangan dan menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Beberapa keuntungan kooperatif bagi daerah apabila terbentuk UPTD BPSB-TPHB adalah mendukung pengawasan, sertifikasi, pelaksana penangkar benih dalam menyediakan benih bagi pengguna, sedangkan bagi masyarakat penangkar akan menekan biaya sertifikasi sebesar 75 persen (Khususnya biaya transportasi), serta menjadi Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP) bagi Provinsi Kepri. Keuntungan lainnya menggerakkan ekonomi masyarakat dengan menjadi sumber pendapatan bagi pelaksana produksi benih baik petani, pengusaha dan pemerintah daerah.

Kepala BBI Pertanian Kepri Nil Erison, S.TP., mengatakan walaupun secara nomenklatur sudah melekat fungsinya pengawasan dan sertifikasi di UPTD BBI Pertanian Provinsi Kepri, namun masyarakat mengetahui BBI terkadang hanya produksi benih saja.

“Memang selama ini  apabila petani penangkar, BBI, BBU, dan termasuk UPBS BPTP Kepulauan Riau melaksanakan produksi benih untuk proses serfikasi dilaksanakan oleh BPSB-TPHB Provinsi Riau. Langkah yang sedang dilakukan oleh BBI Pertanian dalam memperkuat tugas dan fungsi pengawasan dan sertifikasi benih dengan perencanaan seperti regulasi (perubahan nomenkaltur), penyiapan  sumberdaya manusia, dan sarana prasarana pendukung. Rasa terima kasih disampaikan kepada BPTP Kepri yang sudah bekerjasama dengan BBI Pertanian dalam mewujudkan kelembagaan perbenihan komoditas,” terang Nil.

Patut disyukuri mulai tahun 2020, UPTD BBI Pertanian Provinsi Kepri sudah ada perbaikan nomenkaltur sehingga dapat mensertifikatkan benih tanaman pangan.

Benih padi yang diproduksi

Berbagai strategi dapat dilaksanakan dengan baik apabilanya adanya dukungan pemerintah daerah baik berupa regulasi, penganggaran, penyiapan sumberdaya manusia dan sumberdaya pendukung lainnya.

Strategi membangun perbenihan komoditas harus sesuai dengan kebutuhan demi mewujudkan swasembada benih di provinsi Kepri. Kedepan tugas penting bagi semua pihak terkait (dinas teknis (Kabupaten/Kota), BBI, BBU, petani penangkar, pengusaha) dalam mewujudkan keberhasilan perbenihan bergerak bersama sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Hadirnya Varietas Unggul Baru (VUB) di tengah-tengah pengguna dengan mutu yang baik akan mendorong produksi yang tinggi sehingga meningkatkan kesejateraan bagi masyarakat.

Sehingga penting sekali adanya kelembagaan perbenihan komoditas agar memudahkan proses sertifikasi dan pengawasan benih untuk mendukung ketersediaan benih di tingkat petani.

Penulis | Robinson Putra

Bp Batam 2020

Related Articles

Menteri Pertanian Kunjungi dan Tinjau Gerai Pangan

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Syahrul Yasin Limpo SH MH Msi mengunjungi serta meninjau Gerai Pertanian di Jalan Hang Lekir...

Menteri Tito Ajak Camat Perbatasan Negara Sukseskan Pilkada 2020

Harianmemokepri.com | Batam - Camat di perbatasan negara diminta untuk membantu menyukseskan Pilkada Tahun 2020 yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 270 wilayah...

Rancana Tiga PLBN Akan Jadi Sentra Baru Ekonomi, Diyakini Dapat Seperti Kota Batam

Harianmemokepri.com | Batam - Presiden Joko Widodo menghendaki kawasan pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Motaain, dan Skouw yang ada di perbatasan negara...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bp Iiii

BERITA TERBARU

Menteri Pertanian Kunjungi dan Tinjau Gerai Pangan

Harianmemokepri.com | Tanjungpinang - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr Syahrul Yasin Limpo SH MH Msi mengunjungi serta meninjau Gerai Pertanian di Jalan Hang Lekir...

Menteri Tito Ajak Camat Perbatasan Negara Sukseskan Pilkada 2020

Harianmemokepri.com | Batam - Camat di perbatasan negara diminta untuk membantu menyukseskan Pilkada Tahun 2020 yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak di 270 wilayah...

Rancana Tiga PLBN Akan Jadi Sentra Baru Ekonomi, Diyakini Dapat Seperti Kota Batam

Harianmemokepri.com | Batam - Presiden Joko Widodo menghendaki kawasan pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Motaain, dan Skouw yang ada di perbatasan negara...

Peringati Hari Jadi Provinsi Kepri ke-18, Pemkab Anambas Gelar Upacara

Harianmemokepri.com | Anambas — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Upacara Memperingati Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau Ke 18 Tahun 2020 di halaman Kantor Bupati...

KPU Anambas Umumkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup

Harianmemokepri.com | Anambas — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Anambas gelar Rapat Pleno Terbuka, pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati...