BPTP Kepri Ajak Manfaatkan Limbah Cair Ternak Jadi Biourine

  • Bagikan
Kepala BPTP Kepri saat sambutannya
Kepala BPTP KEPRI saat sambutannya

Lingga – Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Bimbingan Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Kamis (07/09).

Bimtek kali kesekian di tahun 2021 ini mengangkat topik Pengolahan Biourine Mendukung Sistem Pertanian Bioindustri Ramah Lingkungan. Acara diikuti sekitar 40 peserta dari peternak.

Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Muhammad Alwi Mustaha, M.Si dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ini sekaligus merupakan kunjungan silaturahmi pertama di Kab. Lingga sejak ia dilantik sebagai Kepala Balai pada 13 September 2021. Ia senang dapat bertatap muka dengan para pejuang-pejuang pangan di Kabupaten Lingga.

“Kami melihat Lingga kedepan memiliki potensi yang sangat baik, tinggal lagi bagaimana potensi itu didukung dengan teknologi, sehingga nanti bisa bermanfaat bagi pembangunan pertanian di kabupaten Lingga. Kegiatan ini adalah sebagai bentuk dukungan BPTP KEPRI kepada Lingga untuk meningkatkan kapasitas petani di Lingga dalam hal teknologi sesuai dengan mandat tugas dan fungsi BPTP sebagai Satker Badan Litbang Pertanian Kementan,” jelas Alwi.

Alwi menambahkan hari ini, tematik kegiatan kita menyangkut pengolahan limbah ternak, dalam hal ini urine, yang kemudian diolah dalam bentuk pupuk organik cair, kemudian bisa diaplikasikan untuk tanaman, bisa pada sayuran, buah-buahan, perkebunan, bisa juga di hortikultura.

“Teknologi biourine ini bisa diterapkan, diadopsi dan dikembangkan oleh masyarakat, karena pada dasarnya mudah untuk dipraktekkan. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah mahalnya pupuk atau kelangkaan pupuk. “Jadi ini bisa menjadi solusi bagi kita, karena dengan cara yang sederhana namun membawa manfaat yang sangat luar biasa,” pungkas Alwi.

Sementara itu, Gandime Diyanto, ST., M.I.P, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga
menyampaikan rasa terimakasihnya mewakili pemerintah Kabupaten Lingga atas terselenggaranya transfer pengetahuan tersebut oleh BPTP provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran BPTP Kepri ini sangat kita harapkan oleh para petani di Kabupaten Lingga, mengingat harga kebutuhan akan pupuk yang cukup mahal, sehingga ia berharap ilmu yang diberikan oleh BPTP provinsi Kepri ini bisa mendatangkan manfaat bagi para petani.

“Saya percaya bahwa untuk menjalankan program prioritas unggulan di Kabupaten Lingga, terutama Pertanian dan Perkebunan, Pemkab Lingga tidak sendiri, masih ada BPTP, dari Kementerian Pertanian yang akan membantu untuk mewujudkannya, dan kegiatan ini adalah salah satu wujud aktualisasi. Kami berharap, dengan adanya bimbingan teknis ini, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani. Silahkan bertanya dan berkonsultasi. Semoga ini bisa segera diterapkan untuk kemajuan Pertanian di Kabupaten Lingga,” tutur Gandi.

Kepala Desa Bukit Langkap, Sudarmin dalam sambutan mengatakan masyarakat di Bukit Langkap tidak asing dengan sebutan BPTP. Petani di Bukit Langkap dan sekitarnya ingin terus mendapatkan pendampingan teknologi dari instansi yang terpercaya dan terbaik seperti BPTP Kepri.

“Saya mengajak mari kita manfaatkan kegiatan Bimtek ini untuk terus menambah ilmu dan semoga segera dapat segera kita manfaatkan demi kemajuan pertanian. Selamat menerima materi dari narasumber,” pungkas Kades Darmin.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.