BPN Lingga Laksanakan Giat Penanganan Akses Reforma Agraria

  • Bagikan
img20210614151805

Lingga — Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lingga, melalui petugas pengumpulan data Pemerintahan Desa Linau, melaksanakan kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria, Senin (14/06/21).

Menurut keterangan Arianto petugas pengumpulan data, pendataan yang dilakukan, khusus kepada warga yang memiliki usaha mandiri atau usaha rumah tangga.

Terpantau dalam pendataan tersebut, pertanyaan yang terdapat di dalam Kuesioner berupa kebutuhan ekonomi warga dari perhari, perminggu, sampai perbulan.

Selain itu, juga ditanyakan tentang luas tanah, rumah tempat tinggal, pekarangan, dan juga apa yang di perlukan warga untuk membantu kebutuhan ekonomi.

“Pendataan ini di lakukan kepada warga yang mempunyai usaha mandiri, seperti usaha pembuatan kerupuk, dan juga penyelam siput gonggong,” kata Arianto.

img20210614110354
Arianto Mendata Salah Satu Keluarga di Desa Linau.

Sementara itu, Herminingrum Koordinator Substansi Landreform Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lingga menjelaskan, kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria merupakan harapan dari Menteri dan Presiden, selain ada penataan akses juga ada penataan aset.

“Pendataan aset itu berupa sertifikasi tanah, sedangkan pendataan akses tujuan utamanya selain tanah itu bersertifikat, bisa untuk meningkatkan kehidupan masyarakat jadi sebenarnya banyak program-program pemerintah itu kalau misalnya memberi bantuan, salah satu syaratnya tanah itu harus bersertifikat dan kita bertujuan membantu hal itu,” kata Herminingrum.

Terkait pendataan itu menanyakan banyak hal hingga menyangkut masalah ekonomi kata Herminingrum, “itu untuk tahap pemetaan sosial yang memang banyak itemnya, ini di terjemahkan di dalam Kuesioner dan data itu tidak cuma kita simpan, dan seandainya suatu saat Pemda butuh data itu untuk tindak lanjut program selanjutnya nanti kita bisa sampaikan ke Pemda jadi datanya utuh, dan intinya ini sebagai kerjasama atau kolaborasi antara BPN dengan Pemda karena yang memberikan bantuan kan tidak hanya BPN kan dari Pemda juga,” jelas Herminingrum.

Lebih lanjut kata Herminingrum, kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria baru di lakukan pada tahun ini yang targetnya kepada sebanyak seratus KK yang di ambil dari kelurahan Daik, Desa Panggak Laut, Desa Nerekeh, Desa Musai, Desa Sungai Pinang, Desa Bukit Langkap, Desa Pekaka, Desa Linau, dan Desa Panggak Darat.

“Karena ini kan tahun pertama dan pekerjaan yang baru, jadi kita laksanakan di wilayah yang dekat-dekat saja dulu,” pungkasnya.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.