Bobby Angkat Suara Terkait Surat Pemanggilan KPK

  • Bagikan
Bobby Jayanto saat Konferensi Pers di Kantor DPW Partai Nasdem Prov Kepri ( foto: Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )
Bobby Jayanto saat Konferensi Pers di Kantor DPW Partai Nasdem Prov Kepri ( foto : Indrapriyadi/HarianMemoKepri.com )

Tanjungpinang – Bobby Jayanto angkat bicara terkait pemanggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terhadap dirinya pada konferensi pers, Jumat (3/8).

Menurut Bobby, dirinya dipanggil KPK untuk menjadi saksi atas kasus mantan Bupati Bintan nonaktif terkait pengaturan barang kena Cukai bersama Kepala Badan Pengusahaan kawasan Bintan.

Ada tiga point yang disampaikan Bobby terhadap surat panggilan dari KPK nomor SPGL/3929/DIK01.00/23/08/2021 yang diterima pada pukul 13 : 00 Wib melalui Staff Komisi I DPRD Kepri.

“Saya baca isi surat tersebut adalah pemanggilan diri saya untuk didengar keterangannya dalam perkara tindak pidana korupsi terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Bintan tahun 2016 – 2018 yang diduga dilakukan oleh tersangka Apri Sujadi,” ungkap Bobby yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Kepri.

Mantan Ketua Kadin Tanjungpinang ini mengakui akan kooperatif dan mematuhi panggilan KPK tersebut untuk kepentingan pemeriksaan dalam rangka penyidikan tindak pidana korupsi.

“Namun karena pemanggilan tersebut dijadwalkan pada pukul 10 : 00 Wib pagi tadi, sedangkan surat panggilan baru sampai di tangan saya pukul 13 : 00 Wib sehingga tidak memungkinkan saya memenuhi surat panggilan dari KPK. Oleh karena itu saya akan menunggu surat panggilan berikutnya dan penjadwalan kembali oleh KPK terhadap saya selaku saksi,” lanjut Bobby.

Terkait kepentingan KPK memanggil dirinya dalam perkara tersebut, Bobby sendiri sama sekali tidak mengetahui apa yang menjadi keterkaitan perkara dengannya.

“Sebab saya sama sekali tidak berhubungan dengan Apri Sujadi, meskipun saya mengenalnya sudah lama setidak – tidaknya saat yang bersangkutan maju pertama kali dalam pilkada Bintan 2016 yang lalu, ” pungkasnya.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)Banner Pemko Tanjungpinang 2020
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.