BNPB Pusat Himbau Pemda Serta Warga Tetap Waspada dan Siap Siaga

Banjir yang terjadi di Kabupaten Bintan beberapa waktu lalu ( foto : BNPB Republik Indonesia)
Banjir yang terjadi di Kabupaten Bintan beberapa waktu lalu ( foto : BNPB Republik Indonesia)

Nasional – Hujan yang melanda Tanjungpinang dan Bintan beberapa hari lalu mengakibatkan banjir di Kecamatan Bintan Timur sehingga sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Dilansir dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Republik Indonesia Www.bnpb.go.id menjelaskan data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan mencatat 160 KK atau 350 jiwa mengungsi.

Saat banjir terjadi, petugas gabungan mengevakuasi warga menuju pos penampungan. Selanjutnya, petugas BPBD memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak baik yang berada di pengungsian maupun yang bertahan di rumah masing-masing.

Untuk mendukung logistik permakanan warga yang mengungsi, Dinas Sosial Kabupaten Bintan yang dibantu warga mengoperasikan dapur umum. Sedangkan petugas dari dinas kesehatan memastikan warga dalam kondisi sehat.

Di samping itu, BPBD berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan terdampak untuk mengoptimalkan upaya tanggap darurat. Asesmen dampak banjir dilakukan petugas BPBD di sejumlah kelurahan, yaitu Kelurahan Kijang Kota, Sei Lekop dan Sei Enam.

BACA JUGA :  Dukung Pariwisata Batam, DLH Terapkan Sosialisasi, Edukasi dan Penindakan Pelanggaran Persampahan

Abdul Muhari, Ph.D. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyampaikan banjir yang melanda beberapa Kelurahan di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, berangsur surut pada Kamis (4/8), genangan sempat berada pada ketinggian 100 cm

Selain banjir, longsor juga terjadi di wilayah kabupaten Bintan. Tanah longsor yang dipicu oleh derasnya hujan mengakibatkan 1 warga mengalami luka ringan.

“BPBD Kabupaten Bintan menyebutkan kejadian banjir dan longsor berdampak pada 476 KK, kerugian material tercatat rumah terdampak 476 unit dan rumah rusak sedang 1 unit. Kejadian banjir dan longsor terjadi setelah hujan lebat disertai angin kencang terjadi di wilayah Kecamatan Bintan Timur pada Selasa lalu (2/8), sekitar pukul 13.30 WIB,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat ( 05/08 ).

BACA JUGA :  Pjs Gubernur Kepri Kunjungi Industri Manufacture di Galang Batang

Meskipun sudah berangsur surut, Pemerintah Daerah dan warga diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga. Prakiraan cuaca di wilayah Bintan Timur masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sedangkan esok hari hujan ringan.

Upaya kesiapsiagaan, khususnya di tengah pandemic Covid-19, perlu menjadi perhatian semua pihak. Pemerintah Daerah dapat menyiapkan tempat evakuasi sementara dengan mengutamakan protokol kesehatan (prokes). Di sisi lain, warga turut menyiapkan tas siaga bencana yang mendukung prokes, seperti masker yang terlindungi dari potensi basah, dan hand-sanitizer.

Selain itu, warga di sepanjang aliran sungai dan daerah sekitar lereng tebing agar mewaspadai dan berinisiatif untuk evakuasi mandiri jika terjadi hujan lebat yang membatasi jarak pandang kurang dari 50 m, dengan durasi lebih dari satu jam.

hut kepri gub wagub whatsapp image 2022 08 16 at 14.06.27 iklan media whatsapp image 2022 09 23 at 08.12.29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.