Gara-gara Lupa Pakai CD, Pemuda Ini Ditangkap Polisi, Kok Bisa Ya??

Tersangka Yusuf saat berada di konferensi pers (foto : ist)

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Ha ha ha!…Pria ini sial karena lupa memakai celana dalam (CD)-nya. Gara-gara underwear-nya ketinggalan di kamar korban, penjahat kelamin (PK) ini akhirnya ditangkap polisi.

Pria sial itu bernama Yusuf (40), warga Jalan Donokerto, Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Ia kini ditahan di sel Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Korban sebanyak dua kali dicabuli pelaku,” ujar Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Roni Faslah, Rabu, (21/3).

Dikutip dari medansatu, Yusuf memang dua kali memperkosa korban, Melati (17)-nama samaran. Perbuatan terkutuk itu pertama kali dilakukannya pada 6 bulan lalu. Saat itu korban dan pelaku masih bertetangga di Jalan Donokerto.

Pelaku masuk ke kamar korban. Melihat suasan sepi dan korban hanya sendirian, pelaku pun memaksa dan mengancam korban agar melayani nafsu setannya. Korban pun tak berdaya dan akhirnya diperk0sa pelaku.

Karena diancam akan dipukuli, korban pun tak berani menceritakan peristiwa pahit itu kepada orangtuanya. Sebulan setelah peristiwa itu, korban dan orangtuanya pindah rumah ke kawasan Tanah Merah, Kenjeran, Surabaya.

Berdalih hendak menagih uang arisan kepada ibu korban, pelaku pun datang. Karena rumah sedang sepi, pelaku langsung masuk ke dalam korban. Kebetulan saat itu korban sedang berganti baju. Korban disekap dari belakang, dan pemerk0saan itupun kembali terulang.

Saat pelaku baru 5 menit ‘menggarap’ korban, ia langsung menyudahi aksinya. Pasalnya suara ibu korban yang baru pulang terdengar. Takut ketahuan, pelaku terburu-buru memakai baju dan celananya. Ia lupa memakai celana dalam, yang akhirnya tertinggal di kamar korban.

Setelah menemui ibu korban dan menagih uang arisan, pelaku pun pulang. Sampai di sini, ibu korban tak mengetahui perbuatan cabul pelaku. Tak lama kemudian ibu korban masuk ke kamar dan menemukan celana dalam laki-laki.

Karena curiga, ia pun menginterogasi anaknya. Begitu mendengar penjelasan dari putrinya, ibu korban langsung shock berat. Apalagi korban mengaku telah dua kali diperkosa pelaku.

Tak terima masa depan putrinya dinodai, ibu korban lalu melaporkan kasus tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. “Usai mendengar pengakuan anaknya, ibu korban lalu membuat laporan. Tersangka lalu kami amankan,” terangnya AKP Roni. (Red/msc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.