Hendak Pulang ke Rumah, Dua Pelajar Trauma Usai Jadi Korban Begal di Batam

Ilustrasi

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Hendak pulang kerumah, dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di sagulung menjadi korban begal dengan kekerasan serta mendapatkan ancaman menggunakan parang oleh pelaku begal, Rabu, (28/2).

Diko (16) dan Wendi (15) kini mengalami trauma usai kejadian tersebut dan langsung melaporkan ke Mapolsek Sagulung, Batam.

Dikutip dari Batamtoday.com, korban menceritakan kronologis bahwa ia sempat diancam dua orang pelaku untuk menyerahkan sepeda motornya dan telepon genggamnya saat hendak menuju rumahnya.

“Kalian berhenti gak. Mau kasih handphone atau nyawa melayang,” ujar Diko menirukan ucapan pelaku kepada Polisi.

Karena takut, Diko yang sedang mengendarai motor berhenti. Belum sempat mematikan kunci kontak, salah satu pelaku langsung menodongkan parang ke bagian perutnya. “Jangan macam-macam kalian,” lanjut Diko menirukan ucapan pelaku.

Diko mengaku tak bisa berbuat banyak, sebab para pelaku membawa senjata tajam jenis parang, situasi panik dan ketakutan itu, keduanya akhirnya menyerahkan masing-masing handphone mereka.

“Merek Xiomi dan Samsung. Pelakunya dua orang mereka memakai motor besar keduanya,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Erizal saat dihubungi melalui telepon belum bisa memberikan konfirmasi resminya kepada awak media. (Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.