Beranda Berita Kepri Berita Anambas Berstatus Zona Hijau, Sekolah di Anambas Akan Segera Dibuka

Berstatus Zona Hijau, Sekolah di Anambas Akan Segera Dibuka

Harian Memo Kepri | Anambas — Persiapkan diri untuk masuk sekolah kembali, berdasarkan surat dari Kementerian Pendidikan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan rapat terkait proses belajar ditahun ajaran 2020.

Diketahui, Kabupaten Kepulauan Anambas masih berstatus Zona Hijau yang tentunya adalah salah satu syarat untuk bisa melakukan New Normal atau menuju tantangan kehidupan Normal Baru. Maka dari itu proses belajar akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2020 mendatang.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH dengan sejumlah unsur mulai dari Kemenag Kabupaten Kepulauan Anambas, TNI, Polri dan sejumlah unsur masyarakat untuk memutuskan agar para siswa bisa melakukan aktivitas proses belajar di sekolah.

Bupati Kepulauan Anambas mengatakan jika terlaksana kegiatan proses belajar di sekolah, tentu sekolah harus bisa memastikan kesiapan dalam memenuhi protokol kesehatan dan secara teknis akan disampaikan berdasarkan surat edaran dari Pemerintah.

Kepada awak media, Bupati Abdul Haris menjelaskan sedikit terkait proses belajar yang perlu dilakukan oleh pihak sekolah mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) proses belajar dari 1 sampai dengan 1,5 jam, SD belajar tatap muka 1 sampai dengan 2 jam, SLTP belajar dari 2 sampai dengan 2,5 jam. “Ini pun kita masih uji coba,” jelas Bupati Haris, Senin (29/06/2020).

“Kursi murid harus berjarak 1,5 meter dan jumlah murid untuk satu kelas maksimal 18 orang. Untuk PAUD hanya 5 murid saja dalam satu kelas. Jika kurang tidak masalah, asal jangan lebih,” tambahnya.

Hal ini nantinya akan ditinjau langsung oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 dalam persiapan melaksanakan proses belajar tatap muka. Kesiapan yang dimaksud yakni menyediakan alat pengecekan suhu, handsanitizer, sabun, tempat cuci tangan dan jaga jarak.

“Jika perlu tim medis akan ditempatkan dimasing-masing sekolah. Jika ditemukan murid suhu tubuhnya tinggi dan langsung dilakukan pemeriksaan dalam rangka memenuhi kewaspadaan yang tinggi,” ujar Bupati Haris.

Dikatakanya, pelaksanaan proses belajar tatap muka berdasarkan surat dari Kementerian Pendidikan. Termasuk tenaga pengajar atau guru harus mengikuti protokol kesehatan.

“Setiap sekolah harus bisa menyediakan anggaran pembelian masker untuk dibagikan kepada muridnya. Itu jika muridnya tidak membawa masker dari rumah. Peran serta wali murid sangat penting,” imbuh Bupati Haris.

Iklan

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Segenap Crew Media Harianmemokepri.com Mengucapkan Selamat Hut Bhayangkara Ke 74

BERITA TERBARU