HARIANMEMOKEPRI.COM — Menkopolkam Mahfud MD berkunjung di Kota Batam dan mendapatkan apresiasi dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Batam, Kamis (06/2023) 

Ketua Presidium PMKRI Cabang Batam, Yohanes Ama Making meyakini kehadiran Menkopolhukam Mahfud MD di Kota Batam ini untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait human trafficking.

Dirinya meyakini bahwa kedatangan Menkopolkam Mahfud MD tersebut untuk menindaklanjuti adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kini menjadi khalayak ramai. 

Baca Juga: 20 Personel Prajurit Kodim 0315 Tanjungpinang Naik Pangkat, Dandim Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat

“Kami meyakini bahwa kehadiran Menkopulhukam bukan tanpa sebab, pasti ada sesuatu hal yang mendesak yakni dalam agenda menindaklanjuti Pengaduan Masyarakat mengenai kasus perdagangan orang atau human trafficking dan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kota Batam yang menyedot perhatian masyarakat luas serta diduga melibatkan aparat negara yang membekingi perdagangan orang,” kata Yohanes kepada media ini. 

Disamping itu, Simeon Senang selaku Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) PMKRI Cabang Batam juga menuturkan bahwa PMKRI meminta kepada Menkopolkam Mahfud MD untuk tegas dan berani berbicara apa adanya.

Baca Juga: Tim Gabungan Ringkus Dua Pelaku Perjudian Togel Jenis Sie Jie Pada Operasi Pekat Seligi 2023

“Kami berharap dan meminta kepada Bapak Mahfud MD atas nama kebenaran dan rasa keadilan publik berani berbicara apa adanya dengan tegas dan tanpa pandang bulu,” ujar Simeon.