Bandar Narkoba Terciduk Satresnarkoba Polres Bintan

  • Bagikan
img 20211203 wa0013

Bintan – Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan berhasil menciduk bandar narkoba di Kelurahan Tanjung Unggat Kecamatan Bukit Bestari kota Tanjungpinang pada hari Selasa tanggal 20 November 2021 lalu.

Diketahui tersangka berinisial JK ( 31 ) ini pernah divonis menjalani hukuman 5 tahun dari 2015 dan bebas tahun 2018, dan kini sang residivis kembali masuk jeruji dengan kasus yang sama. Dengan memiliki insting yang kuat tersangka sangat lama membuka pintu saat hendak di tangkap oleh petugas.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan berdasarkan Informasi dari masyarakat yang memberitahukan bahwa akan ada transaksi Narkotika di wilayah Kabupaten Bintan. Modus tersangka mengakui memiliki barang dengan sistem lempar, pihaknya sedang mendalami kasus ini dengan penyelidikan, yang bersangkutan di janjikan mendapatkan fee sebesar Rp 30 juta.

” Berbekal informasi tersebut Satuan Narkoba Polres Bintan bergerak cepat ke lokasi yang dimaksud, setelah sampai di lokasi yang diinformasikan didapat informasi terbaru bahwa tersangka pengedar Narkoba berdomisili di Tanjungpinang.

” Berkat keuletan dan kegigihan serta kesabaran anggota Satresnarkoba dari pagi hingga pagi membuahkan hasil dengan menangkap tersangka JK pada pukul 02.30 Wib dirumahnya, saat penangkapan petugas mencoba menggedor pintu rumah tersangka dan dibukanya terlalu lama, sehingga petugas memanggil ketua RT setempat untuk mendampingi kerumah tersangka. Modusnya menjual, mengirim dengan cara lempar,” jelas Kapolres Bintan saat Konfrensi pers di Mapolres Bintan, Jumat ( 03/12 ).

Ketika dilakukan penggeledahan di rumah tersangka yang disaksikan oleh ketua RT setempat dan keluarga tersangka, ditemukan barang bukti berupa 1 paket besar Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening dan dibungkus kertas koran dengan berat 1,6 Kg, kemudian, 199 butir psikotropika jenis pil Ekstasi, dan jumlah 1.238 butir pil Happy Five.

Setelah berhasil menemukan barang bukti berupa Narkotika dan Psikotropika tersebut tersangka JK dibawa ke Polres Bintan untuk pemeriksaan, Saat ini tersangka masih dalam proses penyelidikan yang diancam dengan pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 62 Undang-Undang No. 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman penjara seumur Hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

AKBP Tidar berpesan kepada masyarakat makin maraknya kriminalitas narkotika pada era revolusi 4.0 dimana pola yang dipakai atau dipasarkan terselubung dari media yang dapat diakses melalui nomor telepon.

” Pertama bijaklah dalam menggunakan media sosial atau media telekomunikasi, kedua karena kita wilayah perairan dan kita tahu barang haram ini tidak masuk langsung ke daratan bagi yang mengetahui silahkan konfirmasi kepada kami sekecil apapun sangat penting bagi kami. Kategori untuk pemakai masih bisa kita terima karena ada pola rehabilitasi lebih baik melaporkan terlebih dahulu dan jangan sampai berulang berkali-kali ataupun menjadi pengguna aktif apalagi menjadi bandar narkoba,”

” Terakhir hal ini tidak hanya tugas dari kepolisian tapi ini tugas bersama untuk menjaga Wilayah Kabupaten Bintan dengan saling memberikan informasi sekecil apapun, ” pungkasnya.

Bp Batam 2020banner dprd 2021 (1)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.