Aplikasi Tambahan Penghasilan Pegawai Mulai Diterapkan Pemkab Natuna

189
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, (Humas Natuna)

Kepri HMK, Natuna — Pemerintah Kabupaten Natuna mulai menerapkan Aplikasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang bertujuan untuk merealisasikan pendapatan pegawai berbasis kinerja pada tahun 2019.

Hal ini dilakukan dalam upaya peningkatan produktivitas pegawai yang terus diupayakan oleh pemerintah melalui berbagai regulasi maupun aplikasi

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, dihadapan seluruh peserta apel pagi mengatakan bahwa ini merupakan sebuah kemajuan berarti bagi mendorong pegawai untuk kreatif dan fokus dalam pelaksanaan tugas harian.

Juga sebagai sarana pendukung tugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengingat didalam sistem tersebut juga menetapkan waktu produktif jam kerja pegawai yang harus dipenuhi dimana akan terdapat pemotongan jika target jam produktif tidak dapat dipenuhi dengan persentase tertentu.

“Dalam pelaksanaan tugas, para pejabat Eselon IV sebagai pimpinan langsung yang berhubungan dengan staf teknis dibawahnya harus terus memperhatikan pergerakan pelaksanaan tugas staf, pembagian tugas dan aktivitas serta melakukan evaluasi secara berkala,” kata Ngesti, saat pelaksanaan apel di komplek perkantoran Pemerintah Daerah, Jumat (04/01) pagi.

Bertempat di Halaman Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Ngesti menambahkan, kepada para staf teknis juga diharapkan agar tidak menunggu arahan pimpinan, karena selama ini terdapat berbagai tugas rutin yang dapat dilakukan secara inisiatif tanpa menunggu arahan pimpinan.

“Hal ini penting bagi menambah daya aktivitas yang akan berhubungan dengan nilai pendapatan dan penghasilan pegawai,” ujarnya.

Dalam pesannya, Ngesti menyampaikan, baik peserta apel maupun yang bertugas diseluruh wilayah Pemerintah Kabupaten Natuna, agar selalu berupaya meningkatkan profesionalisme kerja dan menjaga netralitas menyongsong pelaksanaan Pemilu 2019.

“Sikap netralitas dari seluruh aparatur akan memberikan dampak positif bagi menjamin terciptanya hak demokrasi rakyat. Hal ini juga akan sangat berpengaruh pada mutu pelayanan sebagaimana peran yang dijalankan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Terima Kunjungan KPU Kepri, Jumaga Minta Siapkan Rencana Anggaran Pemilu Serentak

Apel yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah beserta pejabat eselon II, III dan IV serta segenap aparatur yang bertugas di komplek perkantoran Pemerintah Daerah ditutup dengan peringatan keras dari Ngesti kepada seluruh aparatur yang aktif dalam berbagai praktek politik, berdasarkan regulasi Aparatur Sipil Negara, terdapat sanksi tegas yang mengikat, baik berupa peringatan bahkan sampai pemberhentian.

Penulis : Humas_Pro/Sri, Diana
Editor  : Tomo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.