Ansar Ahmad Bersama MWC NU Batam Kota Bersholawat

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Nov 2022 22:07 0 21 Indra Priyadi

Batam – Dalam penutupan safari Maulid Nabi Muhammad Saw, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengikuti Batam Kota Bersholawat bersama Majelis Wakil Cabang NU Batam Kota di KBC Batam Center, Sabtu ( 05/11 )

Ansar Ahmad tampak berbaur bersama masyarakat Batam yang terdiri dari laki perempuan, remaja dan orang tua berdiri dan berteriak bershalawat. Dan Gubernur tetap bersama masyarakat hingga acara berakhir.

Kehadiran Gubernur Ansar ditengah masyarakat Batam Kota seperti memang sudah diharapkan. Bahkan hingga akhir acara, sekitar jam 23.00 WIB masyarakat masih ramai memadati lokasi acara dan ikut bershalawat bersama ketika Gubernur Ansar membawakan shalawat berjudul ‘huwa nur’.

Dalam sambutannya Gubernur mengajak masyarakat senantiasa meneladani Rasulullah. Banyak yang bisa dipetik dari Rasulullah, baik sebagai pemimpin, sebagai imam, sebagai kepala keluarga, ekonom dan sebagainya.

“Melalui lantunan shalawat kita agungkan Rasulullah, semoga kita semua termasuk yang mendapatkan syafaatnya kelak. Dan kita sebagai umatnya wajib meneladaninya, karena Rasulullah adalah sebaik-baik manusia,” kata Ansar.

Ansar melanjutkan, umumnya masyarakat Indonesia merayakan hari besar Maulid Nabi dikolaborasikan dengan tradisi lokal sebagai bentuk akulturasi budaya. Berawal dari sejarah peringatan Maulid Nabi di Indonesia mulai berkembang di masa Wali Songo atau sekitar tahun 1404 masehi. Peringatan Maulid Nabi dilakukan demi menarik hati masyarakat memeluk agama Islam. Menyemarakkan hari besar ini bertujuan agar dapat menjadi salah satu sarana untuk berdakwah.

“Sebagai salah satu bentuk penyuluhan, bimbingan dan peningkatan kualitas umat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah mengambil peran strategis dengan melaksanakan program melalui pengiriman Mubaligh Hinterland sebanyak 50 orang yang di tempatkan di daerah-daerah pesisir, pulau terpencil dan juga melakukan pendataan masjid/mushollah yang perlu renovasi dan pembangunan,” kata Ansar.

Di samping itu, Ansar juga menyampaikan tentang toleransi antar umat beragama di Kepri yang sudah berjalan baik. Dimana toleransi tersebut menjadi sebuah keinginan bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama yang diketahui di Provinsi Kepulauan Riau di kategorikan baik, hal ini dapat dilihat dari Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepulauan Riau mencapai angka 76,20 persen dan masih di atas skor Nasional yaitu 72,39 persen.

“Tingkat Kerukunan Umat Beragama di Kepulauan Riau dengan beragam suku dan agama yang ada mendapat peringkat ke-1 se-Sumatera dan ke-9 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Ini harus kita jaga,” pungkas Ansar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

harian tni kepri

revisi iklan dan medsos

post 1080x1080
whatsapp image 2022 11 18 at 11.27.52

Smsi Group