Ancam Gunakan Santet, Somad ‘Genjot’ Ibu Muda Berkali-kali

11
Korban perkosaan di kantor polisi. (Foto: Darmansyah Muda)

HarianMemoKepri.com, Hukrim – Seorang aparat desa harusnya memiliki peran dan tanggung jawab mengayomi dan melindungi warganya. Namun tidak dengan Somad–sebut saja begitu. Kepala Dusun di Kecamatan Bubon, Aceh Barat. Somad malah dituding memerkosa seorang ibu rumah tangga, warga dusunnya.

Perempuan nahas itu adalah Ayu–bukan nama sebenarnya. Dia mengaku berulang kali jadi korban perkosaan Somad. Selama ini, dia mengaku takut untuk melaporkan tindakan tak wajar itu. Namun karena tak tahan lagi atas penindasan itu, dia mendatangi Lembaga Bantuan Hukum Pos Meulaboh, untuk meminta bantuan hukum.

“Dia mengancam akan menyantet saja. Dia juga mengancam akan membuat saya hilang ingatan,” kata Ayu kepada wartawan, Selasa (19/3).

Dilansir dari ajnn, Somad menyerang Ayu di tepi kali saat perempuan itu mengumpulkan kayu bakar. Sebelum menyerang Ayu, dia memastikan Ayu pergi sendiri dari rumahnya. Dia lantas menguntit Ayu hingga ke tepi kali. Kejadian ini lima kali dilakukan Somad kepada Ayu. Namun hanya kejadian keempat dan kelima, yang terjadi pada Sabtu dan Ahad dua minggu lalu, yang diingat Ayu.

Bahkan pada Selasa pekan lalu, Somad berusaha mengulangi perbuatannya. Aksi ini gagal karena Somad takut terhadap suara kendaraan bermotor yang melintas di dekat mereka. Saat Somad kabur, Ayu melihat suaminya. “Saya mendatangi suami saya dan menceritakan perbuatan itu,” kata Ayu.

Suami Ayu berang. Dia berusaha mencari Somad untuk membalaskan dendam. Sabtu malam lalu, Suami Ayu melihat Somad tengah duduk di depan rumahnya. Dengan amarah di dada, Suami Ayu mendatangi Somad dan mendaratkan pukulan ke wajah Somad.

Aksi pemukulan ini menjadi senjata bagi Somad untuk mempidanakan suami Ayu. Somad melaporkan pemukulan itu kepada polisi. “Sekarang suami saya malah ditahan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Malam Ini Timnas Lawan Guyana

Koordinator LBH Herman mengatakan akan menindaklanjuti kasus ini ke Kepolisian Resor Aceh Barat. “Ini merupakan kasus pemerkosaan. Pelaku diancam hukuman 12 tahun penjara,” ujar Herman.

Herman berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut. Dia juga berharap polisi berlaku bijak dan adil dalam menangani kasus pemukulan yang dilakukan suami Ayu. Menurut dia, tindakan itu adalah hal wajar karena tindakan Somad sangat tidak manusiawi. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.