oleh

Ada 36 Rekontruksi Pembunuhan Janda Anak Empat di Tanjungpinang

Tanjungpinang — Polsek Tanjungpinang Timur menggelar rekonstruksi pembunuhan Reni Janda 4 orang anak warga Tanjungpinang Timur, Jalan WR. Supratman Km 8 Tanjungpinang di depan Pos Lantas, Kota Tanjungpinang Senin ( 25/01).

Pada reka adegan tersebut RS selaku tersangka pembunuhan beserta barang bukti dan saksi juga turut dihadirkan.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur IPDA Sidik Amin menjelaskan Rekontruksi Pembunuhan tersebut sebanyak 36 Reka adegan.

“Rekontruksi hari ini dimulai dari tempat kerjanya di Bengkel Las, lalu dilanjutkan mulai masuk jendela tempat korban untuk pembunuhannya terdapat pada reka adegan yang ke 23- 29, cara tersangka membunuh dengan cara dipiting dileher, awalnya ada perlawanan oleh korban dicekik, makanya hingga sampai dipiting dilehernya oleh tersangka,” ungkap IPDA Sidik Amin.

IPDA Sidik menjelaskan, kronologis awalnya korban dalam posisi tidur tanpa busana hanya menggunakan selimut, mendengar bunyi plastik yang terinjak korban terbangun dan melakukan perlawanan kepada tersangka, kemudian korban teriak lalu tersangka membekam mulut korban dan mencekik dengan bantal, lalu korban mengambil pisau dan lalu diseret oleh tersangka hingga terjadi pembunuhan.

Dalam reka adegan itu pengambilan pisau terdapat 2 (dua) reka adegan.

Pada reka adegan yang ke 27 dijelaskan korban mengambil pisau, kemudian pisau sempat terjatuh dan diambil lagi karena ada perlawanan makanya memiliki ada luka ditangan.

“Ini real kasus pencurian karena ada perlawanan dari korban hingga terjadi pembunuhan tersebut, dan saksi untuk saat ini masih kami dalami terdapat saksi 9 orang dan kali ini belum ada penemuan saksi baru, ” pungkas Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur.

Pada saat pelaksanaan rekontruksi sempat terjadi keributan antara Dedi selaku adik korban meninju tersangka namun berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA :  Disperindagin Tanjungpinang Sosialisasi Kartu Kendali Gas 3 Kg

Dedi mengharapkan agar pelaku tersangka pembunuh kakaknya dihukum yang seberat-beratnya dengan hukuman yang setimpal.

“Saya sangat mengharap pembunuh kakak saya dihukum yang seberat-beratnya, dan setimpal dengan perbuatannya, ” ucapnya dengan raut wajah sedih dan menangis.

Bp Batam 2020 dprd lingga 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.