6 Orang Sindikat Narkoba Malaysia Divonis Mati

Enam dari sembilan terdakwa kasus peredaran narkoba Malaysia-Cirebon divonis hukuman mati di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Cirebon, Rabu (11/1), (Andri Wiguna/Radar Cirebon/JawaPos.com)

HARIAN MEMO KEPRI, CIREBON – Sidang putusan Pengadilan Negeri ( PN ) Kota Cirebon, Rabu (11/1). Akhirnya memvonis mati enam dari sembilan terdakwa kasus sindikat narkotika Internasional Malaysia – Cirebon. Sedangkan tiga lainnya divonis 8 sampai 10 tahun penjara.

Enam terdakwa divonis mati adalah Ricky Gunawan (34), Jusman (52), Sugianto alias Acay (29), Anciong Alias Karun (40), Yanto Alias Abeng (36), dan Muhammad Rizki (30). Sedangkan Fajar Priyo Susilo (25) divonis 10 tahun penjara.

Sementara dua lainnya diadili dengan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hendri Unan (28) dan Gunawan Aminah (52) dihukum 8 tahun kurungan penjara subsider 6 bulan atau denda Rp 1 milyar

Dilansir dari jawapos.com, Humas PN Cirebon, Etik Purwaningsih mengatakan, bahwa jaringan ini sudah tiga kali beraksi, upah untuk para terdakwa juga beragam dari mulai dibayar perkilo atau per 10000 butir atau sekali pengiriman.

“Jaringan ini sudah dari September 2015 beraksi, dari fakta persidangan ada sekitar tiga kali pengiriman,” tutur Etik.

Dikatakan Etik, dari tiga pengiriman tersebut, dua diantaranya berhasil disitribusikan dan jaringan ini terbongkar pada pengiriman yang ketiga, dua pengiriman yang berhasil tersebut diantaranya lewat Stasiun Kejaksan. Rutenya sama dari Selat Panjang.

Total sabu yang masuk dari pertama sampai kasus yang terakhir sebanyak 106 Kg Sabu dan 200 ribu butir ektasy. “Nah yang ketemu sama pembeli itu Rizky, dua kali itu pertama transaksi dengan laki-laki dan keduanya dengan seorang perempuan yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya,” katanya.

Kasus ini pertam kali terungkap pada 16 maret 2016, saat itu tim dari Narcotics Investigation Center (NIC) mengamankan tiga orang dari rest area KM 117 Tol Cipali arah Jakarta, dari tangan ketiganya petugas mengamankan 15 Kg sabu dan 20 ribu butir ektasy, setelahnya petugas kemudian melakukan penggerbekan di perumahan Bumi Citra Lestari di rumah dan mendapatkan barang bukti sekityar 25 Kg sabu dan 160 ribu butir ektasy.

Dalam kasus tersebut, petugas berhasil mengamankan Total 40 kg shabu, 180 ribu butir ekstasi, 3 unit alat ppres, 2 unit timbangan, 2 gulungan besar alumunium foil, 16 unit hp, 1 satu dus nomor simpati berisi 45 nomor perdana, seperangkat alat hisap shabu, satu unit kapal bahari I, dan satu paket sabu serta alat hisapnya, jika dikonversikan kerupiah, barang haram ini kurang lebih senilai 178 milyar.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here