Beranda Berita Anambas 30 Tahun Jadi Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Tarempa, Pria Ini Sekolahkan 2...

30 Tahun Jadi Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Tarempa, Pria Ini Sekolahkan 2 Anak hingga Sarjana

Abdul Wahab (dok. tribunbatam.co.id)

Harian Memo Kepri | Anambas — Abdul Wahab, seorang pria berusia 71 tahun, warga Kampung Baru yang bekerja sebagai buruh bongkar muat barang di pelabuhan Tarempa berhasil menyekolahkan dua anaknya hingga sarjana.

Memiliki tiga orang anak, Abdul Wahab yang sudah 30 tahun menjadi buruh bongkar mampu menguliahkan dua orang anaknya sampai di jenjang sarjana.

Anak pertamanya mengenyam pendidikan sarjana di Bandung dan anak keduanya mengenyam pendidikan sarjana di Tanjungpinang.

Sedangkan anak ketiganya saat ini masih sekolah.

Kegiatan bakti sosial dan cek kesehatan tenaga kerja bongkar muat pelabuhan Tarempa yang dilaksanakan, Jumat (6/9/2019) pagi, turut dihadiri Bupati Anambas Abdul Haris.

Ketika ditemui di lokasi pemeriksaan yang terletak di Pelabuhan Tarempa di ruang tunggu sebuah kantin, Abdul Wahab buruh bongkar muat ini tengah duduk bersama buruh lainnya yang cukup muda.

“Ini saya baru siap periksa, iya katanya tensi tinggi dan gula darah, udah lama kerja ini, ada juga dikasih obat tadi,” tutur Abdul Wahab dengan logat khas Melayu.

Dengan sorotan wajah yang lesu akibat dimakan usia, Abdul Wahab tampak membawa beberapa bungkus obat dan sekotak makanan di tangannya.

Menggunakan baju lengan panjang putih, dilengkapi topi untuk menghindari sengatan matahari Abdul Wahab tengah duduk diam melihat beberapa buruh yang sedang diperiksa.

Abdul Wahab yang sudah menjadi buruh bongkar muat barang selama 30 tahun saat diperiksa oleh mahasiswa Universitas Batam mengeluhkan beberapa sakit di badannya.

Abdul Haris menanyakan keluhan yang diderita Abdul Wahab, sedikit memberi masukan. “Jangan terlalu angkat barang berat Pak, jaga kesehatan ya Pak,” ucap Abdul Haris sambil menepuk pundak Abdul Wahab.

Saat diberi saran dan semangat oleh Bupati Abdul Haris, Abdul Wahab tampak tersenyum senang melihatkan giginya yang sudah hilang akibat usia yang semakin tua.

Tak lama kemudian nama Abdul Wahab dipanggil untuk menjalankan beberapa pemeriksaan ke dalam ruangan.

Duduklah Abdul Wahab disebuah kursi, kemudian seorang perempuan mahasiswa Universitas Batam menanyakan beberapa keluhan yang dirasakan Abdul Wahab.

Abdul Wahab yang memang sudah bekerja menjadi buruh bongkar muat selama 30 tahun, mengalami beberapa keluhan di bagian pundak yang sering ia gunakan untuk memikul barang.

Di usianya sekarang ia sering merasakan letih, terlebih di bagian lutut yang sering sakit. Ditambah sakit pinggang yang masih sering ia rasakan.

“Iya ini lutut sakit, kalau pundak juga, pinggang juga sering sakit,” ucap Abdul Wahab.

Karna setiap hari ia selalu memikul barang kurang lebih 50 kilogram. Namun semangat dari sorot matanya masih ingin tetap bekerja di usia yang sudah tak lagi muda.

sumber | dok. | tribunbatam.co.id

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.