3 Malam Perayaan Cap Go Meh di Desa Limbung Aman dan Sukses
Andi Mulya Kepala Desa Limbung menyampaikan kata sambutan malam puncak Cap Go Meh, (Herdoni HMK)

Harian Memo Kepri, Lingga -- Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia.

Istilah ini berasal dari dialek Hokkien dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap = Sepuluh, Go = Lima, Meh = Malam).

Cap Go Meh di Desa Limbung

Di Desa Limbung, Kabupaten Lingga, acara Cap Go Meh berlangsung selama 3 malam dengan puncak malam ke 3 yaitu pelelangan.

Andi Mulya, sebagai Kades Limbung saat menghadiri acara menyampaikan untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.

Ia memberitahukan bahwa masyarakatnya mempunyai berbagai macam agama, suku, dan ras.

"Saya berharap kita semua tetap menjaga kerukunan umat beragama," katanya.

Andi juga menjelaskan bahwa desanya akan tetap membantu apa pun yang diajukan oleh tokoh agama, baik itu sifatnya fisik maupun perberdayaan.

"Kalau kami selaku pihak desa tetap membantu apapun yang diajukan oleh tokoh agama masing-masing," ujarnya.

Andi juga mengapresiasi acara berlangsung dengan aman dan sukses.

"Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menjaga kerukunan dan kedamaian selama acara berlangsung," tutupnya.

Penulis : Herdoni
Editor  : Tomo
BACA JUGA :  Laruka Tanjungpinang Tagih Janji Pemko Tanjungpinang Revitalisasi Situs BCB

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.